Menlu Tata Pastikan Peningkatan Respons Krisis dan Layanan Digital Terintegrasi untuk Pelindungan WNI


JAKARTA – Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir memastikan pelindungan warga negara Indonesia (WNI) tetap menjadi prioritas pemerintah melalu Kementerian Luar Negeri, dengan meningkatkan respons krisis dan layanan terintegrasi.

Hal ini dikatakan oleh Menlu RI dalam pernyataan pers perdananya usai melakukan serah terima jabatan Menteri Luar Negeri dengan pendahulunya, Sugiono.

Menlu Tata, sapaan akrabnya, mengatakan, ketahanan nasional berarti negara hadir untuk setiap warga negaranya, termasuk yang berada di luar negeri.

Dijelaskannya, sejak 2024 hingga September 2026, Kementerian Luar Negeri RI telah menyelesaikan sekitar 124 ribu kasus yang melibatkan WNI di luar negeri.

“Di balik setiap angka itu, ada keluarga yang menunggu, menunggu kabar dan orang tua yang ingin anaknya pulang dengan selamat,” kata Menlu RI, Senin (12/10).

“Paspor Indonesia harus berarti satu hal. Di manapun Anda berada, negara ada di belakang Anda,” lanjutnya.

“Ke depan, pelindungan WNI tetap menjadi salah satu prioritas utama dengan respons krisis yang lebih sigap dan layanan digital yang terintegrasi,” tandas Menlu Tata.

Pekan lalu, Menlu Tata bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Sugiono menyambut kedatangan empat WNI kapten dan ABK Kapal MT Honour 25 yang berhasil dipulangkan ke Indonesia setelah mengalami pembajakan selama kurang lebih lima bulan di Somalia.

Kapten Ashari Samadikun (34) asal Gowa, Sulawesi Selatan; Wahudinanto (48) asal Pemalang, Jawa Tengah; Adi Faizal (27) asal Bulukumba, Sulawesi Selatan; serta Fiku Mutakin (25) asal Bogor, Jawa Barat tiba di Tanah Air melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (6/10).

Terbaru, Kementerian Luar Negeri melalui KBRI London pada 10 Oktober lalu berhasil memulangkan 13 ABK kapal ikan FV Genesis A19 yang kandas di gugus batuan sekitar Island of Hoy, lepas pantai Skotlandia, tanggal 1 Oktober pagi.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *