JAKARTA — Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan menggelar pertemuan empat mata dengan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu 11 Oktober. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan Al-Sisi untuk memperkuat kemitraan strategis Indonesia dan Mesir.
Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir mengatakan Prabowo dijadwalkan menerima Al-Sisi di Istana Merdeka pada pukul 10.30 WIB. Agenda tersebut akan dilanjutkan dengan pertemuan bilateral dan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman.
“Bapak Presiden akan menerima Presiden Mesir di Istana, dan akan ada serangkaian kegiatan, mulai dari pertemuan empat mata, pertemuan bilateral, dan penandatanganan nota kesepahaman terkait dengan masalah visa, kerja sama statistik, perikanan, dan juga rencana aksi untuk meningkatkan hubungan kerja sama strategis antara Indonesia dan Mesir,” kata Arrmanatha di Jakarta, Sabtu 10 Oktober.
Pernyataan yang akrab disapa Tata itu disampaikan seusai menghadiri penyambutan kedatangan Al-Sisi di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Menurut Tata, rangkaian pertemuan kedua kepala negara diarahkan untuk memperkuat kerja sama di berbagai bidang. Sejumlah kesepakatan yang direncanakan mencakup urusan visa, statistik, perikanan, serta rencana aksi untuk meningkatkan hubungan kemitraan strategis kedua negara.
Penandatanganan nota kesepahaman tersebut diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperluas kerja sama Indonesia dan Mesir, sekaligus memperkuat hubungan bilateral yang telah terjalin selama ini.
Tata mengatakan Al-Sisi dijadwalkan kembali ke Mesir pada Minggu sore setelah menyelesaikan seluruh agenda kenegaraannya di Jakarta.
Persiapan penyambutan Al-Sisi di Istana Merdeka telah dilakukan sejak Sabtu. Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha memeriksa kesiapan pasukan jajar kehormatan dan pasukan berkuda dari Batalyon Kavaleri Paspampres.
Dalam rangkaian penyambutan, iring-iringan kendaraan Presiden Mesir dijadwalkan melintasi kawasan Lapangan Silang Monas dengan pengawalan pasukan berkuda Paspampres.
Kunjungan kenegaraan Al-Sisi pada 10–11 Oktober 2026 merupakan lawatan pertamanya ke Indonesia sejak 2015. Menurut Tata, kunjungan tersebut sekaligus menjadi kunjungan balasan setelah Prabowo melakukan lawatan ke Mesir pada 2024 dan 2025.
Indonesia menjadi negara terakhir dalam rangkaian lawatan Al-Sisi ke Asia. Sebelum tiba di Jakarta, Presiden Mesir tersebut mengunjungi Korea Selatan pada 6–9 Oktober dan Malaysia pada 9–10 Oktober.
Al-Sisi tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu sore, menggunakan pesawat kepresidenan yang mendapat pengawalan pesawat tempur TNI Angkatan Udara.
Saat memasuki wilayah udara Indonesia, pesawat kepresidenan Mesir dikawal empat pesawat tempur Sukhoi Su-27/30 dan dua pesawat F-16 TNI AU.
Setibanya di Lanud Halim Perdanakusuma, Al-Sisi disambut Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman serta Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir.
Penyambutan juga melibatkan pasukan jajar kehormatan dan pelajar yang mengibarkan bendera Indonesia serta Mesir.
Melalui kunjungan ini, Indonesia dan Mesir diharapkan dapat memperkuat kemitraan strategis melalui kesepakatan konkret di bidang pemerintahan, ekonomi, dan sektor lainnya. Pertemuan Prabowo dan Al-Sisi menjadi momentum untuk mendorong hubungan bilateral kedua negara ke tahap kerja sama yang lebih luas.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
