Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Sukabumi, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami


JAKARTA — Gempa bumi tektonik bermagnitudo 5,7 mengguncang wilayah barat daya Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu 11 Oktober pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Berdasarkan data BMKG, dilansir Antara, gempa terjadi pada pukul 10.30 WIB. Episentrum berada di laut, sekitar 193 kilometer barat daya Kabupaten Sukabumi, dengan kedalaman 10 kilometer.

BMKG menyatakan hasil pemodelan menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi memicu gelombang tsunami di kawasan pesisir selatan Jawa Barat.

Meski demikian, masyarakat di wilayah Sukabumi dan sekitarnya diimbau tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Warga juga diminta mengikuti informasi resmi dari BMKG dan tidak mudah mempercayai kabar yang belum terverifikasi.

Masyarakat diimbau memahami langkah keselamatan apabila terjadi gempa. Saat guncangan berlangsung di dalam ruangan, warga sebaiknya segera berlindung di bawah meja yang kokoh, melindungi kepala dan leher, serta menjauhi kaca, lemari, dan benda-benda yang berpotensi jatuh. Hindari berlari keluar ketika guncangan masih berlangsung.

Jika berada di luar ruangan, segera menjauh dari bangunan, tiang listrik, pohon, dan benda lain yang berisiko roboh. Apabila sedang berkendara, menepi di tempat aman yang jauh dari jembatan, bangunan, dan jaringan listrik, lalu tetap berada di kendaraan hingga guncangan berhenti.

Setelah gempa mereda, warga dapat keluar melalui jalur evakuasi dengan tertib dan menuju area terbuka. Hindari memasuki bangunan yang mengalami kerusakan sebelum dinyatakan aman. Periksa pula kemungkinan kebocoran gas, korsleting listrik, atau kerusakan lain yang dapat memicu bahaya lanjutan.

BMKG juga mengimbau warga memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal sebelum kembali beraktivitas di dalam ruangan. Jika ditemukan retakan besar, kerusakan struktur, atau bagian bangunan yang bergeser, warga sebaiknya menjauh dan meminta pemeriksaan petugas berwenang.

Hingga laporan ini disusun, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *