Studi Sebut Kafein Bisa Dongkrak Performa Sprint hingga 3,5 Jam


JAKARTA – Kafein sebelum berolahraga ternyata tidak hanya memberi dorongan sesaat. Sebuah studi dari Universitas Tsukuba, Jepang, menemukan efeknya terhadap performa sprint masih terukur hingga 3,5 jam setelah dikonsumsi.

Antara, disitat Sabtu, 10 Oktober yang mengutip Psychology Today, menyebut penelitian itu dipublikasikan dalam jurnal Medicine & Science in Sports & Exercise dan melibatkan 12 orang dewasa muda yang sehat.

Para peserta mengikuti dua pengujian secara acak dengan metode tersamar ganda. Dalam satu sesi mereka mengonsumsi kafein, sedangkan pada sesi lain menerima plasebo.

Dosis kafein yang diberikan sebesar 5,5 miligram per kilogram berat badan. Sekitar satu jam kemudian, peserta menjalani serangkaian tes bersepeda yang memadukan aktivitas intensitas sedang dengan sprint pendek berulang.

Hasilnya, daya rata-rata saat sprint meningkat sekitar 0,5 hingga 2,4 persen setelah konsumsi kafein dibandingkan plasebo. Daya puncak pada sesi sprint kedua dan ketiga juga meningkat hingga 3,7 persen.

Peserta juga melaporkan rasa lelah dan nyeri otot kaki yang lebih rendah saat melakukan aktivitas berintensitas tinggi.

Peneliti menemukan kadar noradrenalin dalam plasma darah ikut meningkat. Zat kimia ini berperan dalam respons tubuh terhadap aktivitas fisik dan stres.

Meski hasilnya menarik, penelitian ini masih memiliki keterbatasan. Jumlah peserta hanya 12 orang dan seluruh pengujian dilakukan dengan sprint berulang menggunakan sepeda.

Karena itu, hasilnya belum tentu berlaku sama untuk semua jenis olahraga maupun kelompok usia.

Dosis yang dipakai dalam penelitian juga tergolong tinggi. Untuk orang dengan berat badan sekitar 70 kilogram, takaran 5,5 miligram per kilogram setara sekitar 385 miligram kafein.

Dalam jumlah besar, kafein dapat memicu jantung berdebar, gelisah hingga gangguan pencernaan. Konsumsi terlalu dekat dengan waktu tidur juga dapat mengganggu istirahat.

Lantaran itu, temuan ini belum bisa dijadikan alasan bagi semua orang untuk minum kafein sebelum latihan. Konsumsinya tetap perlu disesuaikan dengan toleransi dan kondisi kesehatan masing-masing.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *