LOMBOK TENGAH – Marc Marquez memilih menutup lembaran buruknya di Mandalika dan fokus menghadapi balapan utama MotoGP Indonesia 2026, Minggu, 11 Oktober. Setelah memenangi sprint race, pembalap Ducati Lenovo Team itu tak ingin larut dalam euforia maupun dihantui rentetan insiden pada musim-musim sebelumnya.
Menurut Antara, disitat Sabtu, 10 Oktober, Marquez menegaskan fokusnya kini hanya pada balapan berikutnya dan perolehan poin dalam persaingan kejuaraan dunia.
“Seperti yang saya katakan, saya hanya berpikir tentang masa depan, masa depan dan masa depan yang dekat,” kata Marquez seusai menjuarai Sprint Race GP Indonesia 2026, Sabtu.
Marquez menilai setiap balapan menghadirkan tantangan berbeda. Karena itu, hasil sprint tidak ingin ia jadikan alasan untuk terlalu cepat puas.
Ia juga mengakui persaingan di Mandalika berlangsung ketat dan sejumlah insiden ikut memengaruhi jalannya balapan.
Selain aspek teknis, Marquez menyoroti pentingnya menjaga kondisi fisik. Suhu panas, perlengkapan balap dan rangkaian aktivitas di luar lintasan membuat pemulihan tubuh menjadi perhatian sebelum balapan utama.
Pembalap asal Spanyol itu mengaku sempat merasakan kelelahan setelah sprint race dan aktivitas seusai podium.
MotoGP Indonesia menjadi seri ke-17 musim 2026. Marquez datang ke Mandalika dengan target mengamankan poin penting di tengah persaingan dengan Jorge Martin dan Marco Bezzecchi.
Kemenangan pada sprint race Sabtu menjadi yang pertama bagi Marquez di Mandalika. Ia menyelesaikan 15 lap dengan catatan waktu 19 menit 37,125 detik.
Sebelumnya, hasil terbaik Marquez di sprint race Mandalika adalah posisi ketiga pada 2024.
Sejak MotoGP Indonesia digelar di Mandalika pada 2022, Marquez beberapa kali mengalami insiden dan gagal menyelesaikan balapan, baik dalam sprint maupun balapan utama.
Kali ini, Marquez memilih tidak membawa beban itu ke garis start.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
