Gibran Minta API Perkuat Kerukunan Lintas Iman dan Budaya


JAKARTA – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meminta Asosiasi Pendeta Indonesia atau API ikut memperkuat persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat yang beragam.

Pesan itu disampaikan Gibran saat menerima jajaran DPP API di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu, 7 Oktober.

Ketua Umum DPP API Pendeta Harsanto Adi mengatakan pertemuan tersebut juga membahas pengalaman Gibran membangun kerukunan ketika menjabat Wali Kota Solo hingga menjadi Wakil Presiden.

“Kami mohon kepada beliau untuk bisa menceritakan kisah nyata atau kejadian-kejadian yang beliau alami sebagai Wali Kota Solo pada waktu itu, juga sebagai Wapres hari ini, dalam rangka membangun persatuan dan kesatuan umat lintas budaya dan iman,” kata Harsanto, dikutip dari Antara.

Menurut Harsanto, pengalaman tersebut dinilai penting sebagai bekal bagi para pendeta dan hamba Tuhan yang akan mengikuti Kongres Nasional V API.

DPP API juga meminta kesediaan Gibran hadir sekaligus membuka kongres yang akan digelar di Serpong.

“Kami memohon kepada Wapres untuk membuka secara resmi Kongres V API di Serpong, sekaligus memberikan kata sambutan atau pembekalan kepada para pendeta atau hamba Tuhan dari seluruh Indonesia dan perwakilan luar negeri,” ujarnya.

Harsanto mengatakan pengalaman Gibran dalam membangun hubungan lintas budaya dan iman dinilai relevan dengan tantangan masyarakat Indonesia yang majemuk.

Ia menambahkan, Gibran juga meminta jajaran API terus mengambil peran aktif dalam menjaga kerukunan antarumat beragama.

Pesan yang ditekankan, kata Harsanto, adalah pentingnya menumbuhkan sikap saling menghormati agar kebersamaan tetap terjaga di tengah perbedaan.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari persiapan API menjelang Kongres Nasional V yang akan diikuti pendeta dan hamba Tuhan dari berbagai daerah serta perwakilan luar negeri.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *