Iran Peringatkan AS dan Israel Tidak Melancarkan Serangan Baru


JAKARTA – Iran pada Hari Selasa memperingatkan Amerika Serikat dan Israel untuk tidak melancarkan serangan baru atau akan menghadapi respons yang lebih kuat, dengan sasaran serangan balas telah disiapkan, sementara kapasitas produksi senjata Tehran telah diperluas.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Reza Talaei-Nik mengatakan, setiap serangan lanjutan akan dibalas dengan “respons tegas” dan mengakibatkan kerugian lebih besar bagi pihak lawan Iran, lapor Anadolu mengutip Fars News Agency (7/10).

Saat ditanya bagaimana Iran akan merespons potensi serangan terhadap Kuh-e Kolang (Gunung Pickaxe), Talaei-Nik mengatakan, target-target yang dapat diserang oleh angkatan bersenjata Iran sebagai tanggapan atas agresi lanjutan telah disiapkan.

Lebih jauh ia mengatakan, senjata dan teknologi canggih – termasuk kemampuan rudal dan pesawat nirawak (drone), sistem pertahanan udara yang telah ditingkatkan, serta berbagai sistem angkatan laut, darat, dan udara lainnya – telah disediakan bagi angkatan bersenjata.

Ia menyatakan target-target potensial yang dapat diserang oleh angkatan bersenjata Iran sebagai respons terhadap serangan lain telah diidentifikasi dan dipersiapkan.

Talaei-Nik juga mengatakan Iran telah melengkapi angkatan bersenjatanya dengan “teknologi rudal dan drone yang lebih canggih,” serta sistem pertahanan udara, angkatan laut, dan darat yang telah ditingkatkan.

Lebih jauh ia juga mengatakan kapasitas produksi senjata, peralatan pertahanan dan amunisi Negeri Para Mullah telah meningkat 2,5 kali lipat dibandingkan tingkat produksi sebelum perang yang dimulai pada 28 Februari.

“Produksi beberapa jenis senjata telah meningkat lebih dari tiga kali lipat,” ujarnya.

Ia menyebutkan lebih dari 1.000 sistem, senjata, jenis peralatan, dan amunisi saat ini berada dalam cakupan kapasitas produksi Kementerian Pertahanan dan jaringan mitranya.

Talaei-Nik juga mengatakan kerja sama pertahanan Iran dengan Rusia dan China tidak berhenti ataupun menurun meskipun ada perkembangan terkini.

Menurutnya, kerja sama strategis dengan Moskow dan Beijing tetap berjalan aktif berdasarkan perjanjian yang ada, dengan pertukaran yang terus berlangsung di bidang politik dan pertahanan.

Juru bicara tersebut menambahkan, diplomasi pertahanan dan konsultasi dengan kedua negara telah meningkat di beberapa bidang, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *