JAKARTA – Militer Amerika Serikat tetap fokus pada misi blokade terhadap Iran, saat Komando Pusat Amerika Serikat (US CENTCOM) kembali berhasil mengalihkan kapal komersial.
US CENTCOM pada Hari Senin menyatakan pasukannya berhasil mengalihkan arah sebuah kapal komersial di Timur Tengah, kapal ke-130 yang dicegat dalam operasi blokade angkatan laut AS yang sedang berlangsung terhadap Iran.
Sejak operasi tersebut dimulai kembali pada 14 Juli, pasukan AS telah mengalihkan 130 kapal komersial dan melumpuhkan tiga kapal yang menolak untuk mematuhi perintah, demikian pernyataan CENTCOM.
Komando tersebut juga menyebutkan, pasukan Amerika Serikat telah menghancurkan 13 kapal komersial selama 12 minggu terakhir.
Menurut US CENTCOM, kapal-kapal tersebut melanggar blokade atau memiliki kaitan dengan jaringan bayangan bernilai miliaran dolar milik Korps Garda Revolusi Iran (IRGC).
“Militer AS tetap sangat fokus pada misi ini,” ujar Komandan CENTCOM Laksamana Brad Cooper, dilansir dari Anadolu (6/10).
“Kami akan bertindak cepat terhadap kapal mana pun yang mencoba menerobos blokade. Pasukan kami sangat terlatih, profesional, dan mematikan,” tambahnya.
Diketahui, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Tehran dan sejumlah kota di Iran pada 28 Februari, menewaskan pejabat dan masyarakat sipil, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Negeri Para Mullah membalas dengan melancarkan serangan terhadap Israel dan target militer AS di sejumlah negara tetangga di Kawasan Timur Tengah.
Iran juga memperketat kontrol terhadap Selat Hormuz, yang dilalui seperlima lalu lintas minyak dan gas dunia setiap hari sebelum konflik terbaru pecah, yang diikuti dengan blokade terhadap kapal-kapal komersial dari dan ke pelabuhan Iran.
Pembukaan kembali Selat Hormuz menjadi salah satu fokus utama dari perundingan yang dilakukan oleh Iran dan Amerika Serikat, sebagai bagian dari upaya mengakhiri perang.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
