JAKARTA – BYD Great Tang mencatat penjualan lebih dari 10.000 unit selama tiga bulan berturut-turut sejak diluncurkan di China. SUV listrik flagship BYD tersebut membukukan penjualan 13.010 unit pada September 2026, sehingga total penjualannya mencapai 40.222 unit sejak mulai dipasarkan.
Great Tang merupakan SUV flagship pertama BYD di segmen D dan menjadi model terbesar sekaligus salah satu kendaraan paling premium dalam keluarga Dynasty. SUV berukuran besar tersebut mulai dijual di China pada pertengahan Juni 2026.
Sebelum peluncuran, respons konsumen terhadap BYD Great Tang sudah terlihat melalui jumlah pemesanan yang tinggi. BYD membuka pemesanan awal pada Beijing Auto Show pada April 2026 dan mencatat lebih dari 30.000 pesanan dalam 24 jam pertama.
Dalam dua pekan, jumlah pemesanan Great Tang meningkat menjadi lebih dari 100.000 unit. Saat resmi diluncurkan di China pada Juni, jumlah pemesanan yang telah dikumpulkan mencapai lebih dari 150.000 unit.
Pada September, sebanyak 13.010 unit Great Tang terjual. Angka tersebut membuat penjualan bulanan SUV tersebut tetap berada di atas 10.000 unit selama tiga bulan berturut-turut sejak peluncuran.
BYD Great Tang ditawarkan dalam pilihan sistem penggerak listrik murni atau EV dan hibrida plug-in atau PHEV. Varian Premium EV sebagai model dasar dibanderol mulai 239.900 yuan atau sekitar Rp643,2 juta.
Seluruh varian menggunakan baterai Blade generasi kedua buatan BYD. Versi Premium EV menggunakan baterai berkapasitas 105,79 kWh.
Sementara itu, varian Flagship EV menggunakan baterai berkapasitas lebih besar, yakni 130,15 kWh. Baterai tersebut memberikan jarak tempuh hingga 950 km berdasarkan standar CLTC.
Harga BYD Great Tang Flagship EV dimulai dari 269.900 yuan atau sekitar Rp723,9 juta.
Great Tang menggunakan arsitektur kelistrikan 1.000 volt yang dipadukan dengan teknologi pengisian cepat Flash Charging milik BYD. Sistem tersebut memungkinkan baterai diisi dari 10 persen menjadi 70 persen hanya dalam lima menit.
Untuk pengisian dari 10 persen hingga 97 persen, waktu yang dibutuhkan diklaim hanya sembilan menit.
Dari sisi ukuran, BYD Great Tang memiliki panjang 5.263 mm, lebar 1.999 mm, dan tinggi 1.800 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 3.130 mm.
Dengan dimensi tersebut, Great Tang berukuran lebih besar dibandingkan Hyundai IONIQ 9 dan Kia EV9. Ukurannya juga disebut kurang lebih setara dengan Li Auto L9.
Selain kapasitas dan teknologi pengisian baterai, BYD mengklaim Great Tang memiliki 29 inovasi yang disebut sebagai yang pertama di dunia. Salah satunya adalah jarak tempuh listrik hingga 950 km pada varian tertentu.
SUV ini juga menawarkan konfigurasi kabin 2+2+3 dengan tujuh tempat duduk. Susunan tersebut menempatkan dua kursi pada baris pertama, dua kursi pada baris kedua, dan tiga kursi pada baris ketiga.
Setelah dipasarkan di China, BYD mulai menyiapkan ekspansi Great Tang ke pasar internasional. Wakil Presiden Eksekutif BYD Stella Li sebelumnya mengonfirmasi bahwa SUV flagship tersebut akan dipasarkan di Eropa dan sejumlah negara lain pada akhir 2026 atau awal 2027.
Jika rencana tersebut berjalan sesuai jadwal, BYD Great Tang akan menjadi salah satu model utama BYD dalam memperluas jajaran SUV listrik dan hibrida ke pasar global.
Dengan penjualan 40.222 unit sejak peluncuran dan penjualan bulanan yang konsisten di atas 10.000 unit selama tiga bulan, Great Tang menunjukkan awal yang kuat bagi SUV terbesar dalam keluarga Dynasty BYD.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
