JAKARTA – Robot hiburan di Jepang makin beragam. Fungsinya tidak lagi sekadar menjadi mainan, tetapi mulai diarahkan sebagai teman emosional, aksesori, hingga pendamping pasien anak di rumah sakit.
Perkembangan kecerdasan buatan atau AI ikut mendorong perubahan itu. Pasar robot hiburan Jepang sebelumnya dikenal melalui Aibo, robot berbentuk anjing buatan Sony Group Corp. yang diluncurkan pada 1999.
Menurut Kyodo yang dikutip Antara, Sabtu, 3 Oktober, sejumlah perusahaan Jepang kini menawarkan robot dengan karakter dan fungsi berbeda.
Sharp Corp., misalnya, memperkenalkan Poketomo pada Agustus lalu. Robot interaktif berbasis AI berukuran sebesar telapak tangan itu dijadwalkan meluncur pada Desember.
Poketomo dibuat menyerupai mirkat, mamalia kecil yang hidup berkelompok. Robot tersebut dirancang untuk berbicara kepada penggunanya secara langsung dan tanpa banyak basa-basi.
Casio Computer Co. mengambil pendekatan berbeda lewat Moflin.
Robot hewan peliharaan berbasis AI itu diklaim dapat menunjukkan ekspresi emosional yang semakin beragam ketika sering dielus atau dipeluk.
Sejak Februari, Casio menempatkan Moflin di Rumah Sakit Universitas Jikei, Tokyo. Robot itu digunakan untuk menemani pasien anak yang menjalani perawatan.
Perusahaan rintisan Yukai Engineering Inc. juga masuk ke pasar melalui Mirumi yang mulai dipasarkan di Jepang pada April.
Mirumi dapat dipasang pada benda lain, termasuk tas. Robot berukuran kecil itu dapat menggerakkan kepala sebagai respons terhadap suara atau sentuhan.
Sementara Aibo tetap bertahan sebagai salah satu robot hiburan paling dikenal. Robot buatan Sony tersebut mampu bereaksi terhadap rangsangan dari lingkungan dan bergerak menyerupai anjing.
Perkembangan produk baru ikut mendorong proyeksi pertumbuhan pasar.
Market Research Center Corp. memperkirakan nilai pasar global robot hiburan mencapai 7,37 miliar dolar AS atau sekitar Rp132 triliun pada 2032.
Nilai tersebut diproyeksikan lebih dari dua kali lipat dibandingkan 2025.
Pertumbuhan itu menunjukkan robot hiburan mulai mendapat fungsi yang lebih luas. AI memungkinkan perangkat bukan hanya bergerak atau merespons perintah, tetapi juga membangun interaksi yang lebih personal dengan penggunanya.
Namun, masing-masing produk masih menawarkan fungsi yang berbeda, mulai dari teman virtual, peliharaan buatan, aksesori interaktif, hingga pendamping di lingkungan perawatan.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
