Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai Siap Diganti Prabowo saat Sedang Bertugas


DENPASAR – Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai mengaku tidak mempermasalahkan jika Presiden Prabowo Subianto menggantinya dari kabinet. Di tengah perombakan Kabinet Merah Putih, Pigai bahkan menilai lebih terhormat jika pergantian itu terjadi ketika dirinya sedang menjalankan tugas negara.

Ia mengatakan sejak awal tidak pernah bercita-cita menduduki jabatan tinggi di pemerintahan.

“Saya tuh tulus. Saya, mimpi saya cuma aktivis kok, enggak pernah mimpi lebih tinggi. Tiba-tiba jadi pimpinan Komnas HAM, tiba-tiba jadi Menteri HAM,” kata Pigai saat menghadiri Bali-Timor Leste Business Forum di Denpasar, Bali, seperti dikutip dari Antara, Jumat, 2 Oktober.

Pigai mengaku tetap memilih datang ke Bali di tengah dinamika perombakan kabinet di Jakarta. Undangan menghadiri forum bisnis Bali dan Timor Leste diterimanya dari anggota DPD RI asal Bali, Arya Wedakarna.

Menurut Pigai, keputusannya menghadiri forum itu sekaligus untuk menghormati Timor Leste sebagai negara sahabat.

“Saya mikir, kalau saya diganti oleh Bapak Presiden pada saat saya melaksanakan tugas, itu lebih terhormat,” ujarnya.

Pigai mengatakan tidak pernah membayangkan perjalanan kariernya sebagai aktivis akan membawanya menjadi pimpinan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia hingga kemudian dipercaya sebagai Menteri HAM.

Ia mengaku memilih tetap bekerja meski sehari sebelumnya terjadi perombakan kabinet yang disebutnya melibatkan 17 orang.

“Makanya karena saya tulus, saya mengesampingkan situasi kemarin di Jakarta ketika 17 orang di-reshuffle. Saya memutuskan ke sini. Sekaligus menghormati Timor Leste sebagai saudara,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Pigai menyinggung keterwakilan kelompok minoritas dalam kepemimpinan nasional. Menurut dia, kehadiran pemimpin dari kelompok minoritas dalam jabatan strategis merupakan bagian dari upaya memperjuangkan kesetaraan dan keadilan.

“Kami ingin ada Wakil Presiden yang berasal dari komunitas minoritas,” ujarnya.

Pigai juga mendorong pejabat Indonesia, khususnya di Kementerian Luar Negeri, lebih percaya diri dan aktif menyampaikan pandangan dalam forum multilateral. Menurut dia, keberanian mengambil peran di tingkat internasional penting untuk memperjuangkan kepentingan Indonesia.

Dalam Bali-Timor Leste Business Forum, Pigai menyampaikan pesan Presiden Prabowo kepada Menteri Pertanian Timor Leste dan peserta forum. Ia juga memaparkan sejumlah program strategis pemerintah serta mengajak delegasi Timor Leste terus berkunjung ke Bali dan Indonesia.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *