JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto meminta Kementerian Haji dan Umrah membersihkan praktik kartel, kecurangan, dan berbagai pelanggaran yang merugikan calon jemaah. Arahan tersebut disampaikan setelah Presiden menerima laporan mengenai upaya pembenahan penyelenggaraan haji dan umrah.
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengatakan Presiden memberikan perhatian terhadap praktik yang selama ini berpotensi merugikan masyarakat dalam mendapatkan layanan haji dan umrah.
“Istilah beliau adalah sapu sajalah semua kartel-kartel dan mafia-mafia yang terkait dengan haji dan umrah,” kata Gus Irfan seusai bertemu Presiden di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 28 September.
Menurut Gus Irfan, Presiden juga mengapresiasi langkah kementeriannya membuka layanan pengaduan untuk mengungkap dugaan praktik mafia haji dan umrah.
Hotline tersebut diluncurkan pada 14 September 2026 sebagai saluran bagi masyarakat untuk melaporkan dugaan penipuan, pelanggaran, maupun persoalan dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah. Masyarakat dapat menyampaikan pengaduan melalui nomor 0811-8885-888.
Gus Irfan menyatakan dukungan Presiden menjadi dorongan bagi kementeriannya untuk melanjutkan pembenahan terhadap berbagai praktik yang merugikan calon jemaah.
“Beliau sangat apresiasi dengan upaya kita dalam rangka membersihkan ekosistem haji maupun umrah dari kartel-kartel, dari beberapa pelanggaran, dari kecurangan-kecurangan yang semuanya bermuara pada kerugian bagi calon jemaah,” ujarnya.
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan pembenahan penyelenggaraan haji juga mencakup pengelolaan keuangan. Presiden telah meminta audit forensik terhadap keuangan haji agar pemerintah mengetahui kondisi dana yang dikelola BPKH secara lebih mendalam.
Kementerian Haji dan Umrah berencana berkoordinasi dengan BPKP untuk menindaklanjuti pemeriksaan tersebut.
Menurut Dahnil, langkah itu merupakan bagian dari arahan Presiden untuk membersihkan penyelenggaraan haji dan umrah dari praktik kartel.
“Ini juga dalam rangka tadi perintah Presiden bersih-bersih perhajian Indonesia, supaya bersih, supaya bebas dari kartel haji dan kartel umrah,” katanya.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
