Meta Perkenalkan Kacamata VR Seharga 1.299 Dolar AS dan Muse Charm, Perangkat AI Seukuran Saku


JAKARTA – Meta memperkenalkan kacamata realitas virtual (VR) berbobot hanya 100 gram dengan harga 1.299,99 dolar AS. Perusahaan teknologi itu juga menyiapkan Muse Charm, perangkat AI seukuran saku yang memungkinkan pengguna berbicara dengan asisten digital tanpa perlu membuka ponsel atau aplikasi.

Menurut Anadolu Agency, dikutip Jumat, 25 September, CEO Meta Mark Zuckerberg memperkenalkan kedua perangkat tersebut dalam konferensi tahunan pengembang Connect, Rabu, 23 September. Meta VR Glasses dijadwalkan tersedia pada musim semi 2027, sedangkan Muse Charm ditargetkan mulai dikirim pada Desember 2026.

Meta VR Glasses dirancang sebagai alternatif yang lebih kecil dan ringan dibandingkan perangkat Quest. Bobotnya lima kali lebih ringan daripada Quest 3.

Untuk mengurangi beban di kepala pengguna, Meta memisahkan prosesor dan baterai dari kacamata. Kedua komponen itu ditempatkan dalam perangkat tambahan yang dapat dijepitkan pada ikat pinggang, saku, atau tas.

Kacamata tersebut dilengkapi layar beresolusi 5K dengan panel micro-OLED, teknologi layar berukuran kecil yang mampu menghasilkan gambar beresolusi tinggi.

Sensor pelacak gerakan mata dan tangan juga memungkinkan pengguna mengoperasikan perangkat tanpa harus selalu menggunakan alat pengendali genggam.

Pengguna dapat membuat beberapa layar virtual sekaligus, mengubah permukaan meja menjadi papan ketik dan bantalan sentuh, serta menghubungkan kacamata ke perangkat lain untuk memperluas tampilan layar.

Meta juga menyiapkan dukungan untuk menonton film, bermain gim, dan melakukan panggilan video menggunakan representasi digital pengguna yang terlihat sangat realistis.

“Kami telah menciptakan jenis perangkat VR baru yang memberikan sensasi seolah benar-benar berada di dunia virtual, dengan layar beresolusi tinggi dan kemampuan melihat lingkungan sekitar, untuk pertama kalinya dalam bentuk sepasang kacamata,” kata Zuckerberg.

Meta VR Glasses menjadi perangkat VR baru pertama perusahaan sejak Quest 3S diperkenalkan pada 2024.

Sementara itu, Muse Charm dirancang untuk memberikan akses cepat ke Muse, agen AI pribadi Meta yang mampu membantu pengguna menjalankan berbagai tugas.

Zuckerberg mengatakan pengguna dapat langsung berbicara dengan perangkat tersebut tanpa perlu membuka kunci ponsel atau menjalankan aplikasi.

“Kami telah memasukkan banyak teknologi ke dalam perangkat kecil ini,” ujarnya.

Menurut Zuckerberg, Muse Charm akan menjadi cara tercepat untuk berkomunikasi dengan Muse ketika pengguna tidak sedang mengenakan kacamata AI. Perangkat ini juga memungkinkan pengguna menunjukkan kondisi lingkungan sekitarnya kepada agen AI tersebut.

Meta belum mengumumkan harga Muse Charm. Perusahaan masih menyelesaikan komponen perangkat tersebut dan menargetkan pengiriman pada Desember, bertepatan dengan musim liburan akhir tahun.

Muse sendiri dirancang untuk menjalankan berbagai tugas, mulai dari mengirim surel, memesan perjalanan, berbelanja, hingga membantu menyelesaikan proyek jangka panjang.

Agen AI tersebut dapat diakses melalui aplikasi tersendiri, WhatsApp, situs web, dan komputer Mac.

Meta juga berencana mengintegrasikan Muse ke dalam kacamata AI buatannya. Dengan teknologi tersebut, Muse nantinya dapat merespons perintah suara serta menjalankan tugas berdasarkan objek atau informasi yang dilihat pengguna.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *