JAKARTA – Cadangan internasional Rusia menyusut 10 miliar dolar AS atau 1,3 persen dalam sepekan menjadi 748,2 miliar dolar AS. Bank Sentral Rusia menyebut penurunan tersebut terutama dipicu melemahnya nilai pasar aset yang dimiliki negara itu.
Menurut Anadolu Agency, dikutip Jumat, 25 September, Bank Sentral Rusia mengumumkan pada Kamis, 24 September, bahwa cadangan internasionalnya tercatat sebesar 748,2 miliar dolar AS pada 18 September 2026, turun dari 758,2 miliar dolar AS sepekan sebelumnya.
“Cadangan internasional pada akhir 18 September 2026 mencapai 748,2 miliar dolar AS, turun 10 miliar dolar AS atau 1,3 persen dalam sepekan, terutama akibat penilaian ulang yang negatif,” kata Bank Sentral Rusia.
Penilaian ulang negatif terjadi ketika nilai aset yang telah dimiliki turun akibat perubahan kurs mata uang atau harga pasar. Karena itu, penyusutan nilai cadangan tidak selalu berarti aset tersebut dijual atau digunakan.
Cadangan internasional Rusia terdiri atas berbagai aset luar negeri yang mudah dicairkan dan dikelola oleh bank sentral serta pemerintah.
Aset tersebut meliputi valuta asing, emas moneter, hak penarikan khusus atau Special Drawing Rights (SDR), serta posisi cadangan Rusia di Dana Moneter Internasional (IMF).
Sebagian cadangan internasional Rusia juga terdampak sanksi negara-negara Barat setelah dimulainya perang di Ukraina.
Sanksi tersebut mencakup pembekuan sebagian aset Bank Sentral Rusia dan pembatasan transaksi yang melibatkan aset bank sentral negara itu.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
