Raja Salman Kecam Serangan Houthi yang Menargetkan Makkah


JAKARTA – Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud pada Hari Selasa mengecam upaya terbaru milisi Houthi yang didukung Iran untuk menargetkan Mekkah, seraya menyebutnya sebagai “kejahatan tercela” dan pelanggaran terhadap kesucian situs-situs suci Islam.

Raja Salman menyatakan pelanggaran berulang terhadap kesucian situs-situs suci yang dilakukan oleh milisi tersebut merupakan tindakan yang memancing kemarahan umat Islam di seluruh dunia, melansir Al Arabiya (22/9).

Raja Salman juga memuji sektor militer Kerajaan atas peran mereka dalam menghalau serangan yang menargetkan situs-situs suci dan para peziarah.

Pernyataan Raja Salman disampaikan sepekan setelah sistem pertahanan udara Arab Saudi mencegat dan menghancurkan sebuah pesawat nirawak (drone) di sebelah selatan Makkah sebelum pesawat itu memasuki wilayah udara terlarang di kota suci tersebut.

Koalisi pimpinan Arab Saudi menyatakan bahwa drone itu diluncurkan oleh Houthi dan menyebut insiden tersebut sebagai upaya kedua milisi itu untuk menargetkan Makkah, menyusul peluncuran rudal balistik pada Juli 2017.

Upaya serangan tersebut menuai kecaman luas. Arab Saudi menegaskan keamanan Dua Masjid Suci dan para peziarah merupakan “garis merah” serta menyatakan haknya untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan demi mempertahankan Kerajaan.

Diketahui, serangan rudal dan drone Houthi terhadap Arab Saudi telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir di tengah eskalasi yang lebih luas di Yaman dan kawasan tersebut.

Pekan lalu, puing-puing dari drone Houthi yang berhasil dicegat di Taif menewaskan seorang warga Yaman dan melukai dua orang lainnya.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *