JAKARTA – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan pada Selasa bahwa dirinya bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di New York untuk membahas kerja sama keamanan dan paket dukungan musim dingin bagi Ukraina.
Dalam pernyataan di platform media sosial X, Zelenskyy mengatakan pembicaraan berfokus pada penyediaan tambahan sistem pertahanan udara SAMP/T dan rudal melalui pendanaan yang tersedia dalam kerangka pinjaman Uni Eropa.
“Kami terus mengupayakan kemungkinan produksi sistem pertahanan udara dan rudal semacam itu di Ukraina, serta program bersama anti-balistik FREYJA dengan para mitra. Kami mengharapkan hasil pertama tahun ini,” katanya.
Sementara itu, Macron mengatakan dirinya melakukan pembahasan “mendalam” dengan Zelenskyy mengenai serangan Rusia terhadap infrastruktur energi Ukraina. Dia memperingatkan bahwa serangan tersebut berisiko membuat jutaan keluarga kehilangan akses terhadap pemanas dan listrik.
“Prancis akan berdiri bersama Ukraina menghadapi musim dingin, dan kelompok energi G7 juga akan dimobilisasi untuk mendukungnya,” kata Macron melalui X.
Macron mengumumkan bahwa Paris dan Kyiv telah menandatangani kontrak pengiriman radar, sementara Prancis juga akan menyediakan rudal pencegat untuk memperkuat pertahanan udara Ukraina.
Ia juga menambahkan bahwa dirinya telah membahas dukungan untuk Ukraina dengan Presiden AS Donald Trump, serta kemungkinan adanya gencatan senjata di sektor energi dan moratorium di Laut Hitam.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
