JAKARTA – Drama delapan gol saat Manchester City menghajar Sunderland 5-3 di pertandingan Premier League Inggris di Stadion Etihad, Minggu, 20 September 2026 malam WIB. Kemenangan yang mengukuhkan posisi Man City di puncak klasemen.
Laga dengan tensi tinggi karena Sunderland sempat memberi perlawanan. Setiap kali Man City mencetak gol, Sunderland selalu bisa mengejar ketinggalan hingga tercipta skor 2-2.
Namun setelah pemain sayap Antoine Semenyo mencetak brace, Man City mulai meninggalkan lawannya. Apalagi striker Erling Haaland kemudian mencetak gol kelima bagi The Cityzens. Akibatnya hattrick Brian Brobbey pun sia-sia karena Sunderland akhirnya harus mengakui keunggulan Man City 5-3.
Kemenangan mengesankan itu menjadikan Man City mulai mengukuhkan posisi di puncak klasemen. Kini, mereka yang mencetak poin sempurna dari lima pertandingan liga mengantungi poin 15.
Unggul tiga poin dengan Arsenal yang menduduki peringkat dua. Arsenal yang berstatus juara bertahan gagal menambah poin setelah dibantai Brighton & Hove Albion 3-0.
Sementara, Sunderland masih berkutat di papan bawah. Mereka menempati peringkat 14 dengan memiliki empat poin. Sama dengan Manchester United, tetapi The Black Cats kalah selisih gol.
Di laga itu, Man City langsung bermain ofensif. Tampil di kandang sendiri, tim asuhan Enzo Maresca tak memberi kesempatan Sunderland untuk berkembang.
Serangan tuan rumah segera memberi hasil saat gelandang Enzo Fernandez membobol gawang Sunderland lewat tendangan bebas dari luar kotak penalti saat laga baru berjalan sembilan menit. Wasit memberi tendangan bebas setelah pemain sayap Iliman Ndiaye dijatuhkan Dayann Methalie.
Eksekusi itu dituntaskan Fernandez dengan menaklukkan kiper Robin Roefs yang membawa Man City unggul 1-0. Ini juga merupakan gol pertama gelandang timnas Argentina yang direkrut dari Chelsea.
Sunderland memberi respons bagus setelah kecolongan gol. Hanya dalam tempo tiga menit, Tim asuhan Regis Le Bris sudah bisa menyamakan skor.
Gol berawal dari aksi Enzo Le Fee yang mengecoh dua pemain Man City, Ruben Dias dan Matheus Nunes sebelum memberikan bola kepada Brobbey. Dia pun sukses menaklukkan kiper Gianluigi Donnarumma untuk mengubah kedudukan menjadi 1-1.
Kemasukan sehingga tak bisa mempertahankan keunggulan tak membuat Man City goyah. Mereka tetap bermain ofensif dan hasilnya Man City bisa memecah kebuntuan di menit 29. Gol Rayan Cherki membawa Man City kembali unggul 2-1.
Namun lagi-lagi, Sunderland yang pantang menyerah berhasil mengejar ketinggalan. Di menit 33, Brobbey yang menerima assist dari Thomas Meunier kembali membobol gawang Donnarumma dan skor berubah 2-2. Gol itu disahkan setelah wasit meninjaunya lewat VAR karena semula Brobbey dinilai offside.
Man City akhirnya kembali unggul saat bola silang Cherki menyebabkan kepanikan di kotak penalti Sunderland. Mereka mengira bek Marc Guehi menyentuh bola sehingga tidak ada tekanan dari pemain Sunderland.
Namun wasit membiarkan insiden itu dan Semenyo yang berhasil memanfaatkan untuk mencetak gol di menit 43. Gol yang mengubah skor menjadi 3-2 dan bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Man City langsung menekan pertahanan Sunderland. Hasilnya, Semenyo mencetak gol keduanya di menit 57. Man City pun unggul 4-2.
Namun Brobbey masih sempat memperkecil ketinggalan tim tamu. Hanya berselang dua menit, dirinya mencetak hattrick sehingga skor berubah 4-3.
Hanya saja tiga gol dia menjadi sia-sia karena Sunderland gagal menambah gol. Sebaliknya Man City sukses mengukuhkan kemenangan setelah Haaland mencetak gol di menit 81. Skor berubah 5-3 dan bertahan hingga laga usai.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
