JAKARTA — Apple menjelaskan pendekatan pengembangan chip A20 Pro yang digunakan pada iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone Duo. Prosesor berbasis teknologi 2 nanometer itu diklaim menghadirkan peningkatan kecepatan CPU sebesar 20 persen dan GPU sebesar 40 persen dibandingkan generasi sebelumnya.
Namun, para eksekutif Apple menyebut peningkatan kinerja tersebut tidak hanya berasal dari teknologi fabrikasi chip. Perusahaan juga merancang berbagai komponen perangkat keras secara terpadu untuk meningkatkan kecepatan, efisiensi energi, pengelolaan panas, dan kemampuan pemrosesan kecerdasan buatan.
यह भी देखें:
Dalam siniar The Circuit, Tom Boger, Kaiann Drance, dan Sri Santhanam membahas sejumlah aspek teknis A20 Pro. Ketiganya masing-masing berkaitan dengan pemasaran produk, pemasaran iPhone, serta rekayasa silikon Apple.
Drance, Wakil Presiden Pemasaran iPhone Apple, menjelaskan bahwa perusahaan tidak mengembangkan prosesor untuk dijual sebagai komponen terpisah kepada berbagai produsen perangkat.
“Kami bukan pemasok silikon untuk pasar umum. Kami benar-benar membangun solusi untuk pengalaman produk kami sendiri,” kata Drance.
Pendekatan tersebut memungkinkan Apple mengembangkan sistem pada chip atau SoC bersamaan dengan keseluruhan proses pengembangan perangkat keras.
Santhanam, Wakil Presiden Rekayasa Silikon Apple, mengatakan pengembangan prosesor tidak hanya bergantung pada teknologi fabrikasi.“Ketika kami membangun SoC baru, orang terkadang membicarakan teknologi prosesnya, tetapi ada lebih dari itu,” ujarnya.
Menurut Santhanam, Apple mengoptimalkan arsitektur, desain, implementasi, pengemasan, hingga keseluruhan sistem agar prosesor dapat bekerja sesuai kebutuhan perangkat.
“Kami mengoptimalkannya dengan mempertimbangkan proses fabrikasi, tetapi arsitektur, desain, implementasi, pengemasan, keseluruhan sistem, dan tumpukan teknologi secara vertikal benar-benar menjadi hal yang membuat SoC kami unggul,” katanya.
Teknologi 2 nanometer memberikan ruang bagi Apple untuk meningkatkan kepadatan transistor. Santhanam menyebut kepadatan tersebut menjadi keuntungan dalam pengembangan A20 Pro.
Peningkatan itu memungkinkan Apple menggandakan jumlah Neural Engine, menambahkan inti GPU, serta meningkatkan jumlah kanal memori.
Neural Engine berperan dalam pemrosesan kecerdasan buatan, sementara peningkatan inti GPU ditujukan untuk mendukung kemampuan grafis. Penambahan kanal memori juga menjadi bagian dari pengembangan sistem untuk memenuhi kebutuhan pemrosesan perangkat.
Meski demikian, pengembangan chip tetap dibatasi oleh ukuran fisik iPhone dan kebutuhan pengelolaan suhu.
Drance mengatakan Apple menempatkan chip A20 Pro tepat di atas ruang uap atau vapor chamber untuk mendukung kinerja berkelanjutan.
“Dengan demikian, kami dapat menempatkan chip tepat di atas ruang uap untuk memperoleh kinerja berkelanjutan terbaik,” ujarnya.
Apple juga memindahkan posisi DRAM dari bagian atas SoC ke sisi chip. Perubahan ini memberikan manfaat dalam pengelolaan panas sekaligus membantu menghubungkan memori dengan sistem pendingin ruang uap.
Namun, perubahan tata letak tersebut memperbesar dimensi chip pada bidang horizontal dan vertikal.
Santhanam mengatakan Apple bekerja sama dengan mitra pengembangan sistem untuk memastikan perubahan itu dapat diakomodasi dalam rancangan papan logika utama perangkat.
“Hal itu memang meningkatkan ukuran tapak perangkat pada sumbu X dan Y, tetapi kami bekerja sama dengan mitra sistem untuk memastikan semuanya dapat ditampung dalam desain papan logika utama,” katanya.
Dalam pembahasan tersebut, para eksekutif Apple juga menyinggung pentingnya merancang prosesor dengan mempertimbangkan kebutuhan masa depan.
Drance mengatakan perusahaan harus menyediakan ruang kemampuan tambahan untuk berbagai penggunaan yang mungkin hadir pada perangkat mendatang.
Salah satu aspek yang perlu direncanakan sejak bertahun-tahun sebelumnya adalah bandwidth memori. Apple perlu mempertimbangkan kebutuhan teknologi seperti kamera dan kecerdasan buatan, meskipun waktu penerapan fitur-fitur tersebut belum selalu dapat dipastikan.
Pengembangan A20 Pro mencerminkan pendekatan Apple dalam mengembangkan perangkat keras dan perangkat lunak secara bersamaan.
Perusahaan sebelumnya menerapkan pendekatan serupa melalui pengembangan Apple Silicon untuk komputer Mac setelah beralih dari prosesor Intel. Integrasi tersebut menjadi bagian dari strategi Apple dalam mengoptimalkan kinerja sistem secara menyeluruh.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
