
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat terbatas pada perdagangan hari ini, Rabu, 26 Agustus, setelah ditutup melemah 24,26 poin atau 0,37 persen ke level 6.501,67 pada perdagangan Senin 24 Agustus lalu.
MNC Sekuritas dalam risetnya menyebut, pelemahan terjadi sejalan dengan melemahnya mayoritas bursa global dan regional Asia, serta tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Koreksi IHSG tersebut sesuai dengan analisis teknikal yang disampaikan pihaknya.
Pergerakan indeks juga dipengaruhi pelemahan mayoritas bursa global dan regional serta rupiah yang berada di level Rp17.757 per dolar AS.
Untuk perdagangan Rabu ini, MNC Sekuritas memperkirakan IHSG masih berpeluang menguat terbata d i level support di 6.488 dan resistance di 6.507.
“Untuk Rabu, kami perkirakan IHSG berpeluang menguat terbatas dengan support 6.488 dan resist 6.507,” jelas MNC Sekuritas.
Investor akan mencermati pergerakan harga emas yang masih cenderung menguat. Selain itu, pelaku pasar juga akan menantikan agenda Jackson Hole serta sejumlah rilis data makroekonomi Amerika Serikat pada pekan ini.
Dengan mempertimbangkan sentimen tersebut, investor disarankan tetap mencermati pergerakan Rupiah dan bursa global, terutama karena indikator teknikal menunjukkan ruang penguatan IHSG yang masih terbuka tetapi mulai berhadapan dengan area resistance.
MNC Sekuritas merekomendasikan investor mencermati PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Timah Tbk (TINS). ANTM memiliki target harga Rp3.300 – Rp3.450 per saham. Sementara PTBA ditargetkan berada pada kisaran Rp2.520 – Rp 2.570 per saham dan TINS di kisaran Rp4.300 – Rp4.420 per saham.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
