Siasat RCD Records Remajakan Lagu Lawas Nagaswara lewat Aransemen Baru


JAKARTA – Musik nostalgia tidak pernah benar-benar mati, ia hanya perlu berganti baju agar tetap relevan. Strategi inilah yang dipamerkan label rekaman RCD Records saat memboyong proyek spesial bertajuk “Nagaswara Legacy Hits” ke panggung Java Jazz Festival 2026 pada akhir Mei lalu.

Melalui sentuhan tangan dingin para musisi generasi baru, sederet tembang hits Indonesia yang sempat merajai tangga lagu era 2000-an, dilahirkan kembali dengan kemasan yang jauh lebih modern.

Langkah berani ini menjadi bukti bahwa lagu-lagu dari RCD Records memiliki daya hidup yang panjang jika dipadukan dengan formula aransemen yang tepat.

Adapun pihak label mempercayakan misi rejuvenasi ini kepada deretan musisi andalan mereka, seperti Vintonic, Harra., dan Dominique Adhadiaz.

Tidak tanggung-tanggung, lagu-lagu melayu dan pop yang dahulu akrab di telinga masyarakat dirombak total menggunakan pendekatan sound kekinian yang terinspirasi dari genre city pop, pop kontemporer, hingga sentuhan R&B dan jazz.

Direktur RCD Records, Raynaldi Kertawiguna, mengatakan bahwa kesempatan menampilkan proyek ini di panggung berskala internasional merupakan pencapaian besar sekaligus realisasi dari impian lama label dan para musisinya.

Menurutnya, proyek ini bukan sekadar ajang nostalgia, melainkan ruang eksplorasi untuk menjembatani karya masa lalu dengan selera generasi masa kini.

“Merupakan suatu kehormatan bagi kami bersama para talent RCD Records, yaitu Vintonic, Harra., Dominique Adhadiaz, serta Siti Badriah, untuk dapat menjadi bagian dari acara berskala internasional yang selalu dinantikan setiap tahunnya,” kata Reynaldi dalam keterangannya, Jumat, 19 Juni.

“Berkolaborasi dengan Java Jazz Festival merupakan salah satu impian yang telah lama kami harapkan. Bagi para talent kami, momen ini juga menjadi sebuah dream come true yang sangat berarti dan telah mereka nantikan sepanjang perjalanan karier mereka,” tambah Raynaldi.

Dalam penampilannya di panggung JBL Outdoor Stage saat itu, kejutan musikal tersaji sejak menit pertama. Lagu “Cari Jodoh” milik band Wali yang aslinya kental dengan nuansa pop melayu, disulap menjadi nomor pembuka yang penuh energi modern oleh seluruh penampil.

Eksplorasi tidak berhenti di sana. Vintonic sukses menyuntikkan nuansa baru pada lagu “Ular Berbisa” milik Hello setelah sebelumnya membawakan single orisinal mereka, “Semesta Asmara”.

Sementara itu, Dominique Adhadiaz memberikan warna soulful yang kental pada lagu “Lelaki Cadangan” milik T2, yang bersanding apik dengan lagunya sendiri yang berjudul “Fokusku Kedelay”.

Grup musik Harra. juga tidak mau kalah dengan membawakan lagu “Jurus Jitu” sebelum akhirnya menghentak panggung lewat interpretasi enerjik atas lagu “Papa Rock N Roll” milik The Dance Company.

Sebagai puncak dari proyek ini, panggung diguncang oleh kolaborasi lintas generasi saat Siti Badriah naik ke atas panggung. Bersama seluruh musisi RCD Records, ia membawakan lagu fenomenalnya, “Lagi Syantik”, yang berhasil menutup pertunjukan dengan apik.

Keberhasilan proyek “Nagaswara Legacy Hits” ini menegaskan kembali visi RCD Records dalam industri musik Tanah Air. Kehadiran aransemen baru membuktikan bahwa lagu-lagu warisan masa lalu tidak harus saklek dan kaku, melainkan bisa terus hidup, berevolusi, dan menemukan resonansi baru di tengah pergeseran tren musik yang dinamis.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *