IHSG Masih Berpotensi Melemah Lagi, Simak Rekomendasi Saham Jumat


JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih dihantui sentimen negatif sehingga diproyeksikan bergerak melemah pada perdagangan hari ini, Jumat, 18 Juni.

Kemarin, Kamis 18 Juni, IHSG terkoreksi sebesar 0,78 persen dan berada di level 6.172,34. Phintraco Sekuritas dalam risetnya menyebut, pelemahan indeks terjadi di tengah sikap hati-hati pelaku pasar yang mencermati berbagai sentimen global maupun domestik.

“Pelaku pasar masih memilih bersikap wait and see menjelang sejumlah agenda penting di pasar global. Investor cenderung wait and see menjelang rebalancing indeks FTSE dan pengumuman MSCI,” jelas Phintraco Sekuritas.

Selain faktor eksternal, kebijakan moneter dalam negeri juga menjadi perhatian utama investor. Bank Indonesia (BI) diketahui kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang digelar pada Kamis 18 Juni.

Keputusan tersebut bertujuan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sekaligus mengendalikan tekanan inflasi di tengah dinamika ekonomi global.

“Secara total Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga sebesar 100 basis poin dan menempatkan BI Rate pada level tertinggi sejak April 2025,” jelas Phintraco Sekuritas.

Faktor global juga turut memengaruhi arah pergerakan IHSG. Salah satu sentimen yang menjadi perhatian pelaku pasar adalah kabar mengenai kesepakatan awal antara Amerika Serikat dan Iran untuk mengembangkan perjanjian perdamaian permanen, yang dinilai dapat memengaruhi persepsi risiko di pasar internasional.

“IHSG diperkirakan akan bergerak konsolidasi pada kisaran 6.100-6.250,” jelas Phintraco Sekuritas.

Sementara menurut KISI Sekuritas, IHSG masih berada dalam tren penurunan dan belum menunjukkan sinyal pembalikan arah.

“Secara teknikal masih downtrend, dengan support di 6.170 dan resistance di 6.400. Belum ada sinyal reversal, sehingga breakout ke atas masih membutuhkan katalis yang kuat,” jelasnya.

Sejumlah saham yang dapat dicermati investor menurut KISI Sekuritas, antara lain BBCA, BMRI, dan ADRO.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *