Pengalaman Rusia Berikan Landasan Kuat Kerja Sama


JAKARTA – Pengalaman luas Rusia di bidang energi memberikan landasan yang kuat bagi kerja sama dengan Indonesia yang menargetkan swasembada energi, kata Menteri Luar Negeri RI Sugiono.

Berbicara dalam Plenary Session ASEAN-Russia Commemorative Summit yang menjadi bagian dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Peringatan 35 tahun Kemitraan ASEAN-Rusia di Kazan, Rusia pada 18 Juni 2026, Menlu Sugiono memuji Rusia sebagai salah satu produsen utama energi dunia yang dapat menjadi mitra penting ASEAN dalam memperkuat ketahanan energi.

“Indonesia, di pihak lain, berkomitmen untuk mencapai swasembada energi dalam tiga tahun ke depan,” ungkap Menlu Sugiono melansir pidatonya yang dibagikan Kementerian Luar Negeri RI, Kamis (18/6).

“Kami mempercepat pengembangan energi terbarukan dan mengeksplorasi semua opsi yang tersedia, termasuk penggunaan teknologi nuklir sipil yang aman dan damai,” jelasnya.

“Pengalaman Rusia yang luas di bidang ini memberikan landasan yang kuat untuk kerja sama. Kami mencari kemitraan yang dibangun di atas transfer teknologi, pengembangan sumber daya manusia, dan standar keselamatan internasional tertinggi,” tandas Menlu Sugiono.

Diketahui, Presiden Rusia Vladimir Putin hadir dalam Plenary Session ASEAN-Russia Commemorative Summit di Kazan kali ini.

Dikutip dari situs Perutusan Tetap Federasi Rusia untuk ASEAN, hubungan kedua belah pihak dimulai pada tahun 1991, sebelum menjadi Mitra Dialog penuh pada tahun 1997.

Pada tahun 2004, Rusia bergabung dengan Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia (TAC). Perwakilan Tetap Rusia untuk ASEAN dibuka di Jakarta pada tahun 2017.

KTT Rusia-ASEAN kali ini menghasilkan Kazan Declaration, Comprehensive Plan of Action for Russia–ASEAN, Comprehensive Plan of Action for Russia–ASEAN serta Joint Statement on Energy Cooperation.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *