Penertiban Pedagang Es Krim di CFD Viral, Satpol PP DKI Minta Maaf


JAKARTA – Peristiwa penertiban pedagang es krim di kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, viral di media sosial.

Dalam video itu, sejumlah petugas Satpol PP terlihat mengerumuni pedagang yang membawa dagangan menggunakan sepeda di tengah keramaian warga.

Merespons video yang menuai sorotan publik tersebut, Kepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.

“Kami Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dan keresahan yang dirasakan masyarakat,” kata Satriadi dalam keterangannya, Minggu, 24 Mei.

Dalam video yang beredar, tampak sejumlah petugas menghentikan seorang pedagang es krim di jalur utama CFD kawasan Bundaran HI. Situasi itu sempat menjadi perhatian warga yang sedang berolahraga dan berjalan kaki di lokasi.

Satriadi mengakui video tersebut menjadi perhatian publik sekaligus evaluasi bagi jajarannya dalam menjalankan penertiban di lapangan.

Satriadi menegaskan aktivitas berjualan memang tidak diperbolehkan di jalur utama HBKB. Aturan tersebut diberlakukan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat selama CFD berlangsung.

“Kami juga menyampaikan kepada warga masyarakat bahwa berdasarkan ketentuan pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB), kegiatan berjualan tidak diperbolehkan di sepanjang jalur utama HBKB demi menjaga ketertiban, kenyamanan, dan keamanan masyarakat yang sedang beraktivitas maupun berolahraga,” tutur Satriadi.

Meski demikian, Satriadi menilai pendekatan petugas di lapangan tetap harus mengedepankan sisi humanis saat melakukan penertiban.

Ia memastikan kejadian tersebut akan dijadikan bahan evaluasi internal agar penertiban serupa tidak kembali menimbulkan polemik di masyarakat.

“Kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi agar ke depan seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan lebih bijak, profesional, dan mengedepankan empati kepada masyarakat,” ucap dia.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kritik, saran, dan perhatian yang diberikan masyarakat sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap pelayanan publik yang lebih baik,” tandasnya.





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *