JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan bergerak sideways pada perdagangan hari ini, Kamis 18 Juni, setelah kemarin ditutup melemah 0,55 persen ke level 6.220,7.
Phintraco Sekuritas dalam risetnya menyebut, investor cenderung bersikap hati-hati menjelang adanya banyak agenda ke depan, yaitu hasil pertemuan The Fed pada Kamis 18 Juni, RDG Bank Indonesia pada Kamis 18 Juni, MSCI Global Market Accessibility Review pada Jumat 19 Juni, rebalancing indeks FTSE pada Jumat 19 Juni, serta MSCI Annual Market Classification Review pada Rabu 24 Juni.
Rupiah ditutup melemah 0,21 persen pada level Rp17.762 per dolar AS di pasar spot pada Rabu 17 Juni menantikan hasil FOMC meeting dan RDG Bank Indonesia (BI).
Menurut konsensus, the Fed akan mempertahankan suku bunga acuan pada level 3,5-3,75 persen, sedangkan Bank Indonesia (BI) diperkirakan akan menaikkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75 persen.
Phintraco Sekuritas menjelaskan secara teknikal, MACD IHSG berlanjut membentuk pelebaran histogram positif. Namun Stochastic RSI membentuk Death Cross di area overbought.
“Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak sideways pada kisaran 6.100-6.400,” tulis Phintraco Sekuritas.
Sementara itu, MNC Sekuritas menyatakan, IHSG diperkirakan akan menguji di level 6.476-6.577. Meski begitu. tetap cermati akan adanya koreksi dari IHSG ke level area 6.113-6.176.
MNC Sekuritas merekomendasikan tiga saham untuk trading hari ini, yakni AMRT, TINS, dan XMIG.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
