JAKARTA – Tesla kembali menjadwalkan demonstrasi Roadster generasi terbaru pada Kamis, 15 Oktober 2026, pukul 19.55 waktu Central Amerika Serikat, atau Jumat, 16 Oktober pukul 07.55 WIB. Acara yang semula direncanakan pada 1 Oktober di Texas itu ditunda karena faktor cuaca, sementara produksi mobil listrik sport tersebut masih belum dimulai sejak pertama kali diperkenalkan pada November 2017.
Tesla mengonfirmasi jadwal siaran langsung acara tersebut melalui platform X pada 12 Oktober. Sebelumnya, pada 28 September, perusahaan menyatakan membatalkan acara 1 Oktober setelah memantau kondisi cuaca bersama meteorolog setempat. Tesla mengatakan demonstrasi hanya dapat dilaksanakan di luar ruangan.
Penjadwalan ulang ini kembali menyoroti perjalanan panjang pengembangan Roadster generasi kedua yang telah mengalami sejumlah perubahan target produksi dan jadwal demonstrasi.
Tesla pertama kali memperlihatkan prototipe Roadster pada November 2017 dalam acara peluncuran Semi. Saat itu, perusahaan menawarkan reservasi dengan uang muka US$50.000 dan edisi Founders Series seharga US$250.000. Produksi kendaraan tersebut awalnya dijanjikan dimulai pada 2020.
Namun, target tersebut terus bergeser. Pada Juli 2020, produksi diundur ke 2021, kemudian kembali berubah menjadi 2022 pada Januari 2021 dan 2023 pada September tahun yang sama.
Pada Mei 2023, CEO Tesla Elon Musk mengatakan produksi diharapkan dimulai pada 2024, tetapi ia menegaskan bahwa pernyataan tersebut bukan komitmen pasti. Pada Februari 2024, Musk menyebut sasaran desain kendaraan telah ditingkatkan secara drastis dan menjanjikan demonstrasi sebelum akhir tahun, dengan produksi pada 2025.
Pada November 2025, target produksi kembali diundur menjadi 2027 atau 2028.
Jadwal demonstrasi juga mengalami beberapa perubahan. Rencana yang semula ditargetkan pada akhir 2025 bergeser ke 1 April 2026, kemudian akhir April, sekitar satu bulan setelahnya, akhir Mei atau Juni, hingga Agustus atau sesudahnya. Pengembangan sistem pendorong gas dingin yang dikaitkan dengan SpaceX turut menjadi salah satu faktor dalam perubahan jadwal tersebut.
Pada pertengahan Agustus 2026, Musk sempat menjanjikan demonstrasi kendaraan yang dapat terbang tanpa pengemudi pada bulan itu. Rencana tersebut kemudian bergeser ke 1 Oktober sebelum akhirnya dijadwalkan ulang menjadi 15 Oktober.
Demonstrasi Pendorong Gas Dingin
Salah satu fitur yang paling banyak disorot dalam rencana demonstrasi Roadster adalah penggunaan pendorong gas dingin yang dikaitkan dengan SpaceX. Musk sebelumnya mengklaim sistem tersebut memungkinkan akselerasi dari 0 hingga 60 mil per jam dalam waktu kurang dari satu detik.
Namun, skala demonstrasi yang direncanakan disebut telah berubah dari konsep kendaraan yang dapat terbang menjadi demonstrasi melayang singkat. Kendaraan demonstrasi itu juga dilaporkan akan dikendalikan dari jarak jauh dan tidak memenuhi persyaratan untuk digunakan di jalan raya.
Bocoran dan materi promosi yang beredar turut mengindikasikan bahwa Roadster terbaru akan mengadopsi desain ulang dengan garis bodi bersudut yang menyerupai gaya kendaraan Tesla bertema Cyber. Meski demikian, desain akhir dan spesifikasi kendaraan belum dikonfirmasi secara lengkap dalam pengumuman jadwal acara tersebut.
Tesla juga diketahui mengajukan paten untuk sistem kipas yang dapat menciptakan ruang hampa di bawah kendaraan. Teknologi tersebut memunculkan kemungkinan demonstrasi yang memperlihatkan mobil tetap menempel pada permukaan dalam posisi terbalik. Namun, belum ada konfirmasi bahwa fitur itu akan ditampilkan dalam acara 15 Oktober.
Reservasi Sejak 2017 Menanti Kepastian
Bagi calon pembeli yang telah melakukan reservasi sejak 2017, persoalan utama bukan hanya demonstrasi teknologi, melainkan kepastian mengenai mobil produksi yang akan dikirimkan.
Roadster yang diperkenalkan pada 2017 dipromosikan sebagai mobil listrik sport empat penumpang dengan jarak tempuh hingga 620 mil atau sekitar 998 kilometer dan akselerasi 0–60 mil per jam dalam 1,9 detik. Tesla saat itu menyebut harga kendaraan sekitar US$200.000.
Sementara itu, demonstrasi yang kini direncanakan lebih banyak dikaitkan dengan teknologi pendorong gas dingin dan kemampuan melayang. Belum ada kepastian apakah seluruh kemampuan yang dijanjikan pada 2017 akan tersedia pada versi produksi yang akhirnya dipasarkan.
Sistem pendorong gas dingin juga berpotensi menambah bobot dan biaya kendaraan, sedangkan manfaatnya untuk penggunaan berkendara sehari-hari belum dijelaskan secara terperinci dalam materi yang tersedia.
Karena itu, sejumlah hal yang masih dinantikan dari acara tersebut adalah penampilan kendaraan versi produksi, harga final, jadwal dimulainya produksi, serta kepastian mengenai nasib reservasi yang telah dibuka sejak 2017.
Hingga 14 Oktober 2026, Tesla belum mengirimkan satu unit pun Roadster generasi kedua kepada pelanggan. Acara 15 Oktober menjadi kesempatan berikutnya bagi perusahaan untuk memperlihatkan perkembangan kendaraan tersebut, meskipun jadwal demonstrasi itu sendiri belum menjamin bahwa produksi akan segera dimulai.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
