
JAKARTA – Ratusan rumah padat penduduk yang berada di Jalan Kerta Jaya IV, RW 14, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, hangus dilalap api pada Selasa, 13 Oktober, sore.
Dalam insiden kebakaran tersebut, dua orang warga dilaporkan meninggal dunia. Korban pertama berinisial N (6) perempuan dan satu korban lainnya belum diketahui identitasnya.
Kebakaran maut tersebut menghanguskan ratusan rumah yang dihuni oleh 200 kepala keluarga (KK). Adapun ratusan rumah yang terbakar melanda di RT 17 dan RT 07 di RW 14 Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.
“Objek terbakar 150 rumah, yang terdampak kebakaran ada 200 Kepala Keluarga atau 500 jiwa,” ujar Kasiop Sudin Gulkarmat Jakarta Utara, Gatot Sulaeman saat dikonfirmasi.
Selain menewaskan 2 warga, kebakaran maut tersebut juga melukai seorang petugas pemadam kebakaran (damkar) berinisial AF. Petugas damkar tersebut dibawa ke rumah sakit Koja.
“Kobaran api berhasil padam sekitar pukul 16.20 WIB. Proses pemadaman api dilakukan oleh 27 unit mobil damkar dengan pengerahan 135 personel,” ujarnya.
Total kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp 8 miliar lebih. Sementara dugaan penyebab kebakaran karena adanya korsleting listrik.
Dari hasil keterangan saksi kepada petugas, kebakaran itu pertama kali diketahui oleh warga saat api sudah membesar dan merambat ke rumah warga lainnya.
“Jadi pada saat warga mengetahui kejadian, api telah menyebar sehingga kondisi kebakaran semakin meluas. Warga yang mengetahui kejadian kemudian berupaya memberikan bantuan dan melakukan penanganan awal untuk mencegah api merambat lebih jauh,” katanya.
Warga pun melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
“Saat ini situasi api sudah padam, api sudah dapat diatasi oleh petugas,” ucapnya.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
