JAKARTA – Empat astronaut dari Amerika Serikat, Prancis, dan Rusia kembali ke Bumi pada Kamis, 8 Oktober 2026, setelah menjalani misi selama delapan bulan di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Mereka tiba menggunakan kapsul Crew Dragon Freedom milik SpaceX yang mendarat di Samudra Pasifik, lepas pantai California, Amerika Serikat.
Keempat astronaut tersebut adalah Jessica Meir dan Jack Hathaway dari Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional Amerika Serikat (NASA), Sophie Adenot dari Prancis yang mewakili Badan Antariksa Eropa (ESA), serta Andrey Fedyaev dari Rusia yang berasal dari badan antariksa Roscosmos. Mereka meninggalkan ISS pada Rabu dan kembali ke Bumi setelah menuntaskan misi yang berlangsung selama berbulan-bulan.
Kepulangan mereka sempat tertunda karena kapsul yang akan membawa kru pengganti mengalami perbaikan. Akibatnya, kru pengganti tiba sekitar tiga pekan lebih lambat dari jadwal, sehingga kepulangan Meir dan rekan-rekannya ikut tertunda.
Keempat astronaut tersebut telah menantikan kesempatan untuk kembali berkumpul dengan keluarga setelah terpisah selama berbulan-bulan. Mereka juga ingin kembali merasakan angin di wajah, mandi dengan air mengalir, dan melakukan aktivitas di Bumi. Bagi Adenot, kepulangan itu juga berarti kesempatan untuk kembali menikmati olahraga air.
Adenot mencatatkan rekor ketahanan misi antariksa Badan Antariksa Eropa dengan berada di orbit selama 237 hari.
“Kami sangat gembira bisa kembali ke Planet Bumi setelah menjalani misi luar biasa di Stasiun Luar Angkasa Internasional,” kata Meir melalui komunikasi radio sesaat setelah kapsul mereka mendarat.
Saat masih berada di orbit, Meir mengatakan para awak mengalami beragam emosi menjelang kepulangan. Mereka merasa senang dapat kembali ke rumah, tetapi juga akan merindukan pemandangan luar biasa planet Bumi dari luar angkasa.
Seluruh awak berhasil keluar dari kapsul dalam waktu kurang dari satu jam setelah pendaratan. Mereka melambaikan tangan dan mengepalkan tangan ke udara di atas kapal pemulihan SpaceX. Setelah itu, mereka dijadwalkan menggunakan helikopter menuju daratan sebelum melanjutkan perjalanan ke Houston, Texas.
Misi tersebut dimulai pada Februari 2026 ketika Meir dan ketiga rekannya terbang ke ISS untuk menggantikan empat penghuni stasiun yang harus pulang lebih awal. Salah satu anggota kru sebelumnya, astronaut NASA Mike Fincke yang kini telah pensiun, mengalami gangguan kesehatan.
Peristiwa itu menjadi evakuasi medis pertama NASA dalam 65 tahun sejarah penerbangan antariksa berawak. Penggantian kru diperlukan agar kegiatan di stasiun tetap berjalan setelah kepulangan lebih awal tersebut.
Selama menjalankan misi, keempat astronaut juga menyaksikan perkembangan program antariksa Amerika Serikat. Dua bulan setelah mereka tiba, para astronaut misi Artemis II terbang mengelilingi Bulan. Mereka juga merayakan ulang tahun ke-250 Amerika Serikat dari orbit.
Dalam perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat pada 4 Juli, Meir memainkan alat musik piccolo bersama Boston Pops dalam sebuah konser yang melibatkan partisipasi dari luar angkasa.
Selain kegiatan rutin di stasiun, para awak menjalankan tugas pemeliharaan dan peningkatan fasilitas. Meir mengikuti empat kegiatan berjalan di luar angkasa atau spacewalk, sedangkan Adenot tiga kali keluar dari stasiun untuk melakukan pemeliharaan dan peningkatan fasilitas ISS yang telah beroperasi selama 28 tahun.
Di tengah padatnya pekerjaan, mereka juga menyempatkan diri melakukan kegiatan santai. Para astronaut mengadakan pesta dansa pada September dan secara rutin menggelar demonstrasi memasak dengan mengenakan celemek serta topi koki.
Meir juga membuat video panduan perawatan rambut keriting bagi astronaut perempuan yang menghadapi kondisi serupa di luar angkasa. Sementara itu, Hathaway mempertahankan kumis tebal bergaya penerbang Angkatan Laut Amerika Serikat selama berada di orbit. Ia menumbuhkan kumis tersebut sebelum terbang sebagai bentuk penghormatan terhadap latar belakangnya di Angkatan Laut.
Kumis itu bahkan menginspirasi sejumlah petugas pengendali misi di Bumi untuk ikut memeliharanya. Pada Agustus, Hathaway mengatakan kumis tersebut telah menjadi bagian dari identitasnya selama berada di luar angkasa, meskipun ia belum memutuskan apakah akan mempertahankannya setelah kembali.
Setelah kepulangan keempat astronaut tersebut, tujuh orang masih berada di ISS. Mereka mewakili Amerika Serikat, Rusia, dan Kanada. Menurut data NASA, sejak stasiun itu mulai menerima pengunjung pada 2000, ISS telah menyambut 298 orang dari 26 negara.
Sementara itu, SpaceX bersiap menjalankan misi pengiriman pasokan ke ISS pada pekan berikutnya. Perusahaan milik Elon Musk tersebut dijadwalkan membawa lebih dari 6.000 pon atau sekitar 2.700 kilogram kargo, termasuk bagian terakhir dari rangkaian penambahan panel surya, pompa toilet, pakaian untuk kegiatan berjalan di luar angkasa, buah segar, dan kebutuhan lainnya.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
