JAKARTA – Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa mendorong masjid menjadi pusat ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana alam dan krisis iklim. Upaya tersebut diwujudkan melalui peluncuran Panduan Masjid sebagai Pusat Ketahanan Iklim Berbasis Komunitas di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2026).
Panduan tersebut disusun melalui kolaborasi lintas lembaga yang melibatkan DMC Dompet Dhuafa, Ummah for Earth–Greenpeace Indonesia, Kader Hijau Muhammadiyah, Eco Masjid, serta Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC).
Inisiatif ini berangkat dari peran masjid yang tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga memiliki fungsi sosial dalam kehidupan masyarakat. Sepanjang sejarah peradaban Islam, masjid menjadi pusat pendidikan, pelayanan sosial, dan pemberdayaan masyarakat.
Di tengah meningkatnya risiko bencana dan dampak perubahan iklim, fungsi tersebut dinilai dapat diperkuat untuk mendukung kesiapsiagaan, respons darurat, hingga pemulihan masyarakat setelah bencana.
Kepala DMC Dompet Dhuafa, Shofa Qudus, mengatakan kedekatan masjid dengan kehidupan sehari-hari jamaah menjadi modal sosial yang penting dalam membangun ketangguhan komunitas.
Menurut dia, masjid memiliki jejaring antarwarga, ruang berkumpul, serta potensi sumber daya manusia yang dapat digerakkan ketika terjadi situasi darurat.
“Ketangguhan masjid tidak hanya diukur dari kokohnya bangunan fisik, melainkan dari kesiapsiagaan jamaah dan komunitas sekitarnya. Masjid memiliki modal sosial yang besar untuk menjadi ruang edukasi, pencegahan, respons darurat, hingga pemulihan pascabencana, termasuk krisis yang dipicu oleh perubahan iklim,” ujar Shofa.
Panduan Masjid untuk Tiga Fase Kebencanaan
Panduan tersebut memuat langkah-langkah praktis yang dapat diterapkan pengurus dan jamaah masjid dalam tiga fase kebencanaan, yakni sebelum bencana, saat bencana, dan setelah bencana.
Pada fase prabencana, masjid dapat menjadi pusat edukasi dan mitigasi melalui khutbah, majelis taklim, kegiatan pemuda, serta pendidikan anak. Berbagai kegiatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan membangun budaya siaga bencana.
Pada fase tanggap darurat, masjid berpotensi difungsikan sebagai tempat evakuasi yang aman, pusat koordinasi logistik, posko informasi, serta lokasi distribusi bantuan bagi warga terdampak. Pemanfaatannya perlu disesuaikan dengan kondisi bangunan, tingkat keamanan, dan kebutuhan masyarakat setempat.
Sementara itu, pada fase pascabencana, masjid dapat mendukung pemulihan trauma atau trauma healing, pendampingan warga, serta penguatan kembali kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
Shofa menegaskan, kesiapsiagaan bencana tidak semestinya hanya bergantung pada lembaga kebencanaan formal. Menurut dia, ketangguhan perlu dibangun dari dalam komunitas dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.
Zakat dan Wakaf Dapat Dukung Ketahanan Iklim
Penguatan peran masjid juga dinilai penting mengingat luasnya jaringan masjid dan kedekatannya dengan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.
Panduan tersebut mencakup materi pengenalan aksi iklim, teknik pengurangan risiko bencana, penguatan kapasitas warga, serta pemanfaatan instrumen keuangan sosial Islam, seperti zakat, infak, sedekah, dan wakaf, untuk mendukung program ketahanan lingkungan.
Pemanfaatan instrumen tersebut diharapkan dapat memperluas dukungan terhadap kegiatan mitigasi bencana, edukasi lingkungan, dan penguatan kapasitas masyarakat. Pelaksanaannya tetap perlu memperhatikan ketentuan pengelolaan serta peruntukan masing-masing dana sosial Islam.
Melalui kolaborasi lintas lembaga ini, DMC Dompet Dhuafa berkomitmen mendampingi masjid-masjid di berbagai daerah agar berkembang menjadi simpul kemanusiaan yang mandiri, adaptif terhadap dampak perubahan iklim, dan tangguh dalam menghadapi bencana.
Dengan dukungan pengurus masjid, jamaah, dan masyarakat sekitar, masjid diharapkan tidak hanya menjadi pusat kegiatan keagamaan, tetapi juga ruang bersama untuk membangun kesiapsiagaan dan memperkuat ketahanan komunitas menghadapi krisis.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
