El-Sisi Tolak Pengusiran Warga Palestina, Tegaskan Yerusalem Timur Jadi Ibu Kota


JAKARTA – Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi menegaskan penolakannya terhadap segala bentuk pengusiran warga Palestina. Ia juga kembali mendorong pembentukan negara Palestina merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

Pernyataan itu disampaikan El-Sisi saat bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Minggu, 11 Oktober.

Menurut El-Sisi, persoalan Palestina menjadi salah satu pembahasan utama kedua kepala negara karena dampaknya terhadap stabilitas kawasan.

“Kita juga sudah sepakat untuk penyelesaian yang komprehensif untuk masalah Palestina, untuk diwujudkannya negara Palestina yang merdeka dan ibu kotanya adalah Yerusalem Timur. Itulah jalan satu-satunya untuk mewujudkan perdamaian yang komprehensif,” kata El-Sisi.

Ia menekankan pentingnya jaminan agar bantuan kemanusiaan dapat terus masuk ke Gaza.

El-Sisi juga menolak upaya yang mengarah pada pengusiran masyarakat Palestina maupun tindakan yang merugikan warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat.

“Kami selalu menolak semua bentuk untuk mengusir masyarakat Palestina,” ujarnya.

El-Sisi mengapresiasi keterlibatan Indonesia dalam upaya mendukung perdamaian, bantuan kemanusiaan dan pembangunan kembali Gaza.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran Prabowo di Sharm El-Sheikh pada 2025 dalam rangkaian proses terkait penghentian pertempuran di Gaza.

Mesir dan Indonesia, menurut El-Sisi, sepakat bahwa penyelesaian politik tetap menjadi jalan untuk menciptakan perdamaian yang berkelanjutan di kawasan.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *