JAKARTA – Koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman menyatakan pada Rabu malam waktu setempat, mereka telah menghancurkan 82 target militer Houthi yang tersebar di empat provinsi.
Juru bicara koalisi Turki al-Maliki mengatakan, operasi tersebut menyasar posisi-posisi Houthi di Saada, Hodeidah, Al-Jawf, dan Marib.
Target-target tersebut mencakup 11 fasilitas penyimpanan rudal balistik di wilayah pegunungan Saada, serta pusat komando dan kendali, sistem komunikasi, gudang rudal dan senjata, dan markas besar Houthi, ujarnya, dikutip dari Anadolu (8/10).
Lebih lanjut Al-Maliki mengatakan operasi itu dilakukan menyusul serangan Houthi terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh dan Bandara Internasional Abha di barat daya Arab Saudi.
Ia menegaskan, serangan terhadap warga sipil dan fasilitas sipil “tidak akan dibiarkan tanpa balasan.”
Belum ada tanggapan segera dari pihak Houthi.
Sebelumnya pada Hari Rabu, Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi menyatakan bahwa tiga orang tewas dan 36 lainnya terluka dalam serangan terhadap bandara internasional Abha dan King Khalid pada Hari Selasa dan Rabu.
Koalisi juga menyatakan pada Hari Rabu, mereka telah mencegat dan menghancurkan sebuah rudal balistik yang diluncurkan oleh Houthi ke arah utara Riyadh.
Pada Hari Selasa, koalisi menyatakan telah mencegat dan menghancurkan rudal balistik lainnya yang diluncurkan ke arah Khamis Mushait di wilayah selatan Arab Saudi.
Operasi koalisi ini berlangsung di tengah eskalasi konflik yang lebih luas di Yaman, yang bermula pada Bulan Juli setelah periode ketenangan relatif menyusul gencatan senjata yang ditengahi PBB dan mulai berlaku pada April 2022.
Pertempuran semakin intensif pada bulan September ketika Houthi merebut posisi-posisi strategis di provinsi Al-Hudaydah dan Taiz – termasuk kota pelabuhan Mokha – sebelum bergerak maju ke Pulau Mayyun di Selat Bab al-Mandeb.
Diketahui, Yaman telah dilanda konflik sejak Houthi merebut ibu kota Sanaa dan beberapa provinsi pada September 2014, yang memicu intervensi koalisi pimpinan Arab Saudi pada Maret 2015 untuk mendukung pemerintah yang diakui secara internasional.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
