JAKARTA – Ibu Negara Turki Emine Erdogan menyerukan solidaritas berkelanjutan terhadap rakyat Palestina, seraya menyatakan penduduk Gaza telah menghadapi upaya untuk mencabut mereka dari tanah airnya dan menghapus ingatan kolektif mereka selama tiga tahun serangan Israel.
Dalam video yang dibagikan di media sosial, Erdoğan mengatakan ribuan anak telah tewas dan ribuan ibu kehilangan anak-anak mereka, sementara jutaan warga Palestina terus bertahan di tanah air mereka di tengah penderitaan yang ada.
Dengan menggunakan tagar “Genosida Sudah Dimulai Sejak Lama”, Ia menyatakan situasi di Gaza tidak boleh dipandang semata-mata sebagai masalah Palestina.
“Apa yang terjadi di Gaza bukan sekadar masalah Palestina,” ujarnya, seraya memperingatkan tindakan penindasan yang dibiarkan tanpa sanksi dapat berdampak pada bangsa dan wilayah lain di masa depan, dilansir dari Anadolu (8/10).
Lebih jauh Ia menyerukan kepada masyarakat internasional untuk mendukung rakyat Palestina dan menyuarakan aspirasi mereka dengan lebih lantang.
“Oleh karena itu, kita harus memperkuat ketangguhan saudara-saudara kita di Palestina dan menyuarakan aspirasi mereka,” katanya.
“Sebab, membela Gaza berarti membela masa depan mereka yang selamat serta hati nurani kemanusiaan kita bersama,” tandas Emine Erdogan.
Ia juga menyampaikan belasungkawa bagi warga Palestina yang tewas dalam konflik tersebut dan mendoakan kesembuhan segera bagi mereka yang terluka.
“Saya sangat berharap Palestina akan kembali menikmati masa-masa di mana mereka dapat bernapas dalam kedamaian,” ucapnya.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
