Satu Orang Tewas dalam Serangan Terhadap Truk Bantuan PBB di Sudan


JAKARTA – Seorang pengemudi tewas saat serangan terjadi terhadap dua truk bantuan pangan PBB di Negara Bagian Kordofan Selatan, Sudan, menurut pernyataan Program Pangan Dunia (WFP) pada hari Minggu, tanpa menyebutkan pihak yang berada di balik serangan tersebut.

Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya pertempuran di Kordofan, wilayah yang secara strategis penting tempat tentara Sudan dan pasukan paramiliter Rapid Support Forces (RSF) saling memperebutkan wilayah setelah lebih dari tiga tahun perang yang telah meluluhlantakkan sebagian besar negara tersebut.

Truk-truk WFP itu sedang dalam perjalanan antara kota Dilling dan Kadugli – yang dikuasai tentara – pada hari Sabtu ketika diserang, meskipun kendaraan tersebut “ditandai dengan jelas sebagai kendaraan kemanusiaan,” kata WFP, melansir Al Arabiya dari AFP (5/10).

Badan tersebut menyatakan sedang menilai kerusakan yang terjadi dan mendesak dilakukannya penyelidikan segera atas insiden tersebut.

Lebih lanjut badan PBB itu menerangkan, sehari sebelumnya, sebuah truk WFP juga terkena ledakan perangkat peledak di Dilling setelah mengirimkan bantuan pangan yang krusial bagi kelangsungan hidup warga.

WFP tidak merinci jenis amunisi yang digunakan dalam serangan terbaru ini, namun baik tentara maupun RSF semakin sering mengerahkan pesawat nirawak (drone) dalam beberapa bulan terakhir; senjata berteknologi tinggi ini telah menewaskan lebih dari 1.100 orang hanya dalam paruh pertama tahun ini, menurut data PBB.

Perang antara tentara Sudan dan RSF diperkirakan telah menewaskan lebih dari 200.000 orang, menyebabkan lebih dari 11 juta orang mengungsi, serta memicu krisis kelaparan dan pengungsian terbesar di dunia, menurut estimasi pekerja kemanusiaan.

Kondisi kelaparan telah dikonfirmasi terjadi tahun lalu di Kadugli (Kordofan Selatan) dan di al-Fashir (wilayah Darfur bagian barat), seiring dengan terus berlanjutnya pertempuran dan pembatasan akses yang menghambat penyaluran bantuan.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *