Jeep Recon EV Cuma Tempuh 257 Km di Tol, Jauh di Bawah Klaim EPA


JAKARTA – Jeep Recon EV hanya mampu menempuh sekitar 257 kilometer dalam pengujian jarak tempuh nyata di jalan raya yang dilakukan Car and Driver. Jarak tersebut jauh di bawah estimasi EPA yang mencapai 357 kilometer untuk Jeep Recon Moab 2026 dengan baterai berkapasitas 94 kWh.

Jeep meluncurkan Recon EV pada musim panas 2026 dengan harga mulai US$66.995 atau sekitar Rp1,21 miliar berdasarkan kurs jual Rp18.006,58 per dolar AS, pada 28 September 2026. Jeep menyebut Recon sebagai SUV listrik pertama dan satu-satunya yang sepenuhnya bertenaga listrik dengan sertifikasi Trail Rated.

Selain kemampuan off-road, Jeep juga menonjolkan tenaga besar yang ditawarkan Recon. SUV listrik tersebut menggunakan sistem penggerak dua motor dengan penggerak semua roda atau AWD.

Dalam pengujian Car and Driver, Jeep Recon hanya mencapai jarak 160 mil atau sekitar 257 kilometer dalam sekali pengisian baterai. Hasil tersebut membuat efisiensinya hanya sekitar 1,7 mil per kWh.

Angka tersebut jauh di bawah estimasi EPA yang mencapai 222 mil atau sekitar 357 kilometer. Dengan demikian, hasil pengujian nyata berada sekitar 100 kilometer di bawah angka yang tercantum dalam estimasi EPA.

Efisiensi Jeep Recon juga menjadi salah satu yang terendah di antara lebih dari 100 kendaraan listrik yang telah diuji Car and Driver dalam pengujian jarak tempuh jalan raya.

Sebagai pembanding, GMC Hummer EV Edition 1 keluaran 2022 yang memiliki bobot sekitar 4.372 kilogram mampu mencapai 290 mil atau sekitar 467 kilometer dalam pengujian yang sama. Kendaraan tersebut menggunakan baterai jauh lebih besar dengan kapasitas 205 kWh dan mencatat efisiensi sekitar 1,4 mil per kWh.

Jeep Recon memiliki bobot sekitar 2.808 kilogram, atau hampir 1.588 kilogram lebih ringan dibandingkan GMC Hummer EV tersebut. Namun, hasil pengujian menunjukkan efisiensinya tetap rendah.

Perbandingan lain dapat dilihat pada Wagoneer S yang menggunakan platform STLA Large yang sama. Dengan baterai 94 kWh, Wagoneer S mampu menempuh 280 mil atau sekitar 451 kilometer dalam pengujian Car and Driver.

Efisiensi Wagoneer S mencapai sekitar 3 mil per kWh, hampir dua kali lipat dibandingkan Jeep Recon EV yang hanya mencatat 1,7 mil per kWh.

Perbedaan tersebut berkaitan dengan karakter kedua kendaraan. Wagoneer S dirancang untuk penggunaan di jalan raya dan perkotaan, dengan ground clearance lebih rendah serta desain bodi yang lebih aerodinamis.

Sebaliknya, Jeep mengembangkan Recon dengan fokus pada kemampuan off-road. Karakter tersebut membuat desain dan komponen kendaraan lebih diarahkan untuk menghadapi medan berat dibandingkan efisiensi saat melaju di jalan raya.

Recon menggunakan sistem penggerak semua roda dengan dua motor listrik. Sistem tersebut menghasilkan tenaga gabungan 650 hp dan torsi 620 lb-ft atau sekitar 841 Nm.

Versi pertama yang dipasarkan adalah Recon Moab. Model tersebut mendapatkan peningkatan pada unit penggerak listrik belakang dengan rasio final drive 15:1 yang dirancang untuk memberikan distribusi torsi secara presisi.

Recon Moab juga menggunakan ban berukuran 33 inci dan memiliki ground clearance 9,1 inci atau sekitar 23,1 sentimeter.

Jeep juga mempertahankan karakter khas kendaraan off-road melalui sejumlah fitur desain. Recon menjadi kendaraan listrik murni yang menawarkan pintu yang dapat dilepas, kaca kuartal belakang yang dapat dilepas, serta kaca pada pintu belakang yang dapat dibuka atau dilepas.

Hasil pengujian 257 kilometer tersebut merupakan pengujian di jalan raya. Karena Recon dirancang sebagai kendaraan off-road, jarak tempuh dalam penggunaan di medan berbeda dapat menghasilkan angka yang berbeda.

Dengan demikian, perbedaan antara estimasi EPA dan hasil pengujian Car and Driver menunjukkan bahwa konsumsi energi Recon sangat dipengaruhi karakter kendaraan dan kondisi penggunaannya. Baterai 94 kWh pada Recon Moab memberikan estimasi EPA hingga sekitar 357 kilometer, tetapi dalam pengujian jalan raya kendaraan tersebut hanya mencapai sekitar 257 kilometer.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *