JAKARTA – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memprediksi Rusia akan meningkatkan serangan terhadap Ukraina menjelang pemilihan paruh waktu atau midterm Amerika Serikat (AS) yang dijadwalkan berlangsung pada 3 November.
Dalam wawancara dengan harian Spanyol El Pais yang dikutip Anadolu pada Minggu, Zelensky mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin ingin menunjukkan bahwa Moskow tidak gentar menghadapi sanksi Barat maupun tekanan dari negara-negara Eropa.
“Putin akan meningkatkan eskalasi menjelang pemilu untuk menunjukkan bahwa dia begitu kuat dan tidak takut kepada Eropa, tidak merasakan sanksi, dan tentu saja dia menyampaikan pesannya ke seluruh Amerika Serikat,” kata Zelensky.
Zelensky mengaku telah memperingatkan para negosiator AS mengenai kemungkinan peningkatan serangan Rusia di sekitar waktu pemilu. Menurut dia, serangan tersebut terutama berpotensi menyasar warga sipil.
“Mereka ingin warga Ukraina, terutama dari ibu kota, meninggalkan ibu kota,” ujarnya.
Presiden Ukraina itu menegaskan bahwa Kyiv tetap kuat meskipun menghadapi serangkaian serangan dari Rusia.
Menurut Zelensky, Rusia terus melakukan serangan dengan mengerahkan ratusan drone setiap hari. Ia menilai strategi Moskow tersebut bertujuan mendorong Ukraina ke dalam kondisi “kekacauan”.
Di tengah perang yang telah berlangsung sejak Februari 2022, Zelensky mengatakan pemerintah Ukraina terus berupaya memperoleh tambahan pendanaan sekaligus menyesuaikan pendekatan dalam menghadapi konflik dengan Rusia.
Selain itu, Zelensky menuduh China dan India membantu Rusia menghindari sanksi serta memasok mesin. Ia juga mengklaim Iran memberikan keahlian dan teknologi kepada Moskow yang berkaitan dengan perang, khususnya dalam pengembangan drone.
Pernyataan mengenai dukungan China, India, dan Iran tersebut merupakan klaim dari pihak Ukraina dan tidak disertai rincian lebih lanjut dalam laporan Anadolu yang mengutip wawancara tersebut.
Perang Rusia-Ukraina telah berlangsung sejak Rusia melancarkan invasi pada Februari 2022. Konflik tersebut terus menjadi salah satu isu utama dalam hubungan Rusia dengan negara-negara Barat, termasuk Amerika Serikat dan negara-negara Eropa.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
