Meta Bawa Agen AI Muse ke Perangkat Fisik lewat Muse Gadgets


JAKARTA – Meta memperkenalkan Muse Gadgets, proyek sumber terbuka yang memungkinkan pengembang membuat perangkat keras yang terhubung langsung dengan agen AI pribadi Muse.

Langkah ini memperlihatkan ambisi Meta menjadikan Muse lebih dari sekadar chatbot. Agen AI tersebut diarahkan agar bisa terhubung dengan perangkat rumah, layar, sensor, hingga berbagai perangkat pintar.

Menurut TechCrunch yang dikutip Antara, Sabtu, 3 Oktober, Meta menyediakan firmware sumber terbuka dan Software Development Kit atau SDK berbasis Linux untuk membantu pengembang mulai membuat perangkat.

Firmware merupakan perangkat lunak dasar yang mengatur fungsi sebuah perangkat, sedangkan SDK adalah seperangkat alat yang digunakan pengembang untuk membangun aplikasi atau sistem.

Meta juga memberikan sejumlah contoh penggunaan.

Salah satunya membuat layar e-ink berwarna untuk Muse. Pengembang juga dapat memasang Muse pada perangkat berbentuk stik yang dicolokkan ke port HDMI televisi.

Meta menyebut pengguna bisa memanfaatkan komputer mini murah seperti Raspberry Pi atau papan ESP32, kemudian menghubungkannya dengan layar, tombol, sensor, maupun aktuator.

Aktuator adalah komponen yang memungkinkan perangkat melakukan tindakan fisik berdasarkan perintah sistem, misalnya menggerakkan bagian tertentu atau menyalakan perangkat.

Untuk mendukung pengembang, Meta menyediakan saluran Discord khusus Muse Gadgets.

Perusahaan juga telah menguji konsep tersebut melalui perangkat bernama Muse Home Link.

Kepala Produk Meta Superintelligence Labs Nat Friedman mengatakan Muse Home Link menggunakan daya USB-C dan dapat menghubungkan Muse dengan jaringan rumah.

Perangkat tersebut memungkinkan Muse berkomunikasi dengan berbagai perangkat pintar, termasuk speaker dan televisi pintar.

Menurut Friedman, Meta telah membuat 5.000 unit Muse Home Link untuk dibagikan secara gratis kepada pelanggan Muse.

Namun, unggahan Friedman mengenai perangkat tersebut telah ditonton hampir 30.000 kali hanya dalam beberapa jam. TechCrunch memperkirakan stok gratis itu kemungkinan cepat habis.

Muse sendiri merupakan agen AI pribadi Meta yang dapat membantu pengguna melakukan berbagai tugas, mulai dari memesan layanan perjalanan, mengisi formulir, hingga berbelanja.

Meta juga mulai membawa Muse ke pasar bisnis.

Awal pekan ini, perusahaan memperkenalkan Muse for Small Business, layanan gratis dengan batas penggunaan tertentu yang dapat terhubung ke platform seperti Shopify, Dropbox, dan Slack.

Meta juga membentuk Meta Enterprise Platform untuk memasarkan layanan berbasis AI kepada perusahaan dan pelanggan korporat.

Dengan Muse Gadgets, Meta membuka jalur agar Muse tidak hanya hidup di aplikasi, tetapi juga bisa dipasang pada berbagai perangkat yang dibuat pengembang.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *