PASURUAN – Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan Muhamad Mardiono melepas sekaligus turut bergabung dalam Malang Adventure Trail (MAT) 14 yang digelar di kawasan Bromo, Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu–Minggu (2–3 Oktober 2026).
Event yang diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah bagi para pencinta adventure trail untuk menikmati keindahan alam Bromo dan sekitarnya.
Mardiono mengapresiasi penyelenggaraan MAT 14 yang menurutnya tidak hanya memberikan ruang bagi masyarakat untuk berolahraga dan menikmati alam, tetapi juga memiliki potensi memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat di daerah.
“Saya berharap event MAT 14 juga dapat memberikan daya dukung bagi ketahanan pangan nasional. Kegiatan seperti ini jangan hanya kita lihat sebagai kegiatan olahraga atau adventure saja, tetapi juga bagaimana kegiatan ini bisa memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Mardiono.
Menurut Mardiono, kehadiran ribuan peserta dari berbagai wilayah menjadi peluang untuk menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar. Mulai dari sektor kuliner, penginapan, transportasi, UMKM, hingga berbagai produk lokal yang dihasilkan masyarakat.
“Dengan hadirnya ribuan peserta dari berbagai penjuru Indonesia, bahkan dari mancanegara, tentu ada pergerakan ekonomi di daerah. Masyarakat lokal mendapatkan kesempatan untuk menawarkan berbagai produk dan jasa yang mereka miliki,” katanya.
Mardiono menambahkan, penguatan ketahanan pangan tidak semata-mata berbicara mengenai produksi dan ketersediaan pangan, tetapi juga bagaimana ekosistem ekonomi masyarakat di daerah dapat terus tumbuh dan berkembang.
Menurut Mardiono, ketika aktivitas ekonomi masyarakat bergerak, maka akan semakin terbuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang. Hal tersebut pada akhirnya dapat mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat potensi daerah.
“Ketahanan pangan tentu tidak berdiri sendiri. Ada masyarakat, ada petani, ada pelaku UMKM, ada pelaku usaha lokal, dan ada ekosistem ekonomi yang harus kita dorong bersama,” jelasnya.
Selain memberikan dampak ekonomi, Mardiono juga menilai kegiatan adventure trail dapat menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama dalam menjaga kelestarian alam. Menurutnya, menikmati alam harus dibarengi dengan tanggung jawab untuk menjaga lingkungan agar tetap lestari.
“Kita datang ke alam untuk menikmati keindahannya, tetapi pada saat yang sama kita juga memiliki tanggung jawab untuk menjaganya. Jangan sampai kegiatan kita justru merusak lingkungan yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat,” kata Mardiono.
Dalam kesempatan tersebut, Mardiono juga mengapresiasi semangat kebersamaan dan persaudaraan yang terbangun di antara para peserta MAT 14. Mardionl berharap semangat sportivitas, toleransi, dan kebersamaan tersebut dapat terus dijaga.
“Saya senang bisa bergabung dengan sahabat-sahabat offroader dari berbagai daerah. Kita diingatkan bahwa menjadi offroader itu harus sportif, harus memiliki toleransi, dan yang paling penting adalah menjaga kebersamaan,” tutupnya.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
