PALEMBANG – Delapan penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang terdampak setelah jarak pandang turun hingga sekitar 600 meter pada Sabtu. Satu penerbangan bahkan harus kembali ke bandara asal.
General Manager Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang Ahmad Syaugi Shahab mengatakan kondisi tersebut membuat jarak pandang berada di bawah standar minimal penerbangan.
“Penundaan ini terjadi akibat visibility below minimum atau jarak pandang di bawah standar minimal penerbangan,” kata Ahmad, dikutip dari Antara, Sabtu, 3 Oktober.
Delapan penerbangan yang terdampak terdiri atas empat penerbangan kedatangan dan empat keberangkatan.
Untuk kedatangan, penerbangan QG 980 rute Jakarta-Palembang mengalami return to base atau kembali ke bandara asal.
Tiga penerbangan lainnya yang terdampak adalah IU 933 rute Yogyakarta-Palembang, IU 924 rute Jakarta-Palembang, dan GA 102 rute Jakarta-Palembang.
Sementara empat penerbangan keberangkatan yang tertunda adalah QG 981, IU 964, IU 871, dan GA 107. Seluruhnya melayani rute Palembang-Jakarta.
Pengelola bandara terus memantau kondisi cuaca dan jarak pandang di sekitar Bandara SMB II.
Koordinasi juga dilakukan dengan pihak terkait untuk memastikan penerbangan baru dilanjutkan ketika kondisi telah memenuhi standar keselamatan.
Penumpang diminta terus memantau perkembangan jadwal melalui maskapai masing-masing karena perubahan keberangkatan dan kedatangan masih dapat terjadi mengikuti kondisi di lapangan.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
