Dato Sri Tahir Baru Dilantik Jadi Wantimpres, Mengaku Sudah Diangkat Dua Tahun Lalu



JAKARTA – Pengusaha nasional Dato Sri Tahir mengaku sebenarnya sudah ditunjuk menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden sekitar dua tahun lalu. Namun, pelantikannya baru dilakukan Presiden Prabowo Subianto pada Jumat, 2 Oktober 2026.

Tahir mengatakan penundaan terjadi karena susunan Wantimpres ketika itu belum lengkap.

“Saya kan sebenarnya sudah diangkat dua tahun yang lalu, cuma karena belum genap jadi ditunda, baru dilantik hari ini,” kata Tahir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 2 Oktober.

Tahir resmi masuk dalam jajaran 26 anggota Wantimpres yang dilantik Prabowo berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 107/P Tahun 2026.

Bagi pendiri Mayapada Group itu, kembali dipercaya menjadi anggota Wantimpres merupakan kehormatan.

“Suatu kehormatan di bawah Bapak Presiden Prabowo, kehormatan,” ujarnya.

Tahir sebelumnya juga pernah menjadi anggota Wantimpres pada pemerintahan Joko Widodo periode 2019–2024.

Meski demikian, ia belum menjelaskan agenda khusus yang akan menjadi fokusnya dalam Wantimpres kali ini.

Saat ditanya rencana kerja setelah dilantik, Tahir memilih menyerahkan arah kerja kepada Ketua Wantimpres Pratikno.

“Itu mesti tanya Pak Pratikno, ketuanya,” katanya.

Ketika ditanya apakah memiliki agenda pribadi yang ingin didorong, Tahir kembali menjawab singkat.

“Enggak ada, saya ikut saja.”

Tahir hanya menyampaikan harapannya agar kondisi masyarakat Indonesia terus membaik.

“Kita tiap hari cuma mengharapkan rakyat Indonesia lebih maju, lebih makmur, lebih sejahtera. Itu doa kita,” ujarnya.

Pratikno dilantik sebagai Ketua Wantimpres, sedangkan Hatta Rajasa menjadi Wakil Ketua. Tahir menjadi salah satu anggota yang berasal dari kalangan pengusaha.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *