Dubes Jerman Soroti Peran Teknologi dalam Kerja Sama Industri dengan Indonesia



JAKARTA – Duta Besar Jerman untuk Indonesia Ralf Beste menyoroti kerja sama industri, khususnya di bidang teknologi dan energi, sebagai salah satu capaian penting dalam hubungan bilateral Jerman dan Indonesia.

“Menurut saya, industri Jerman telah berkontribusi melalui teknologi, baik dalam teknologi persinyalan LRT, energi surya, proyek transisi energi, maupun pembangunan jaringan listrik di Sulawesi,” kata Beste dalam perayaan Hari Persatuan Jerman di Jakarta, Jumat 2 OKtober malam, dikutip Antara.

Ia menuturkan kontribusi industri Jerman juga mencakup penyediaan teknologi untuk pengembangan proyek energi terbarukan serta kerja sama dalam Kemitraan Transisi Energi Berkeadilan (Just Energy Transition Partnership/JETP).

Selain sektor industri dan energi, Beste mengatakan Jerman turut mendukung proses negosiasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (Indonesia-EU Comprehensive Economic Partnership Agreement/IEU-CEPA).

Sebagai negara dengan perekonomian terbesar di Uni Eropa, Jerman mendukung proses negosiasi perjanjian tersebut yang dipimpin oleh Indonesia.

“Jadi, kerja sama mencakup perdagangan dan energi. Kami juga siap menghadirkan banyak investasi teknologi tinggi di Indonesia,” ujarnya.

Di bidang kesehatan, Beste menyoroti kontribusi perusahaan Jerman, seperti Bayer, yang menjadi mitra Indonesia dalam penyediaan produk nutrisi bagi perempuan dan anak-anak untuk mendukung pemenuhan gizi seimbang.

Kerja sama bilateral Indonesia-Jerman juga mencakup sektor keamanan dan bantuan kemanusiaan, termasuk pengadaan dua pesawat angkut A400M bersama mitra-mitra Eropa.

Menurut Beste, pesawat tersebut berperan dalam mendukung penyaluran bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana banjir di Sumatra dan kebakaran di Kalimantan.

“Kami bangga dapat membantu. Pesawat angkut besar dari Eropa dapat memberikan kontribusi nyata dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat Indonesia di wilayah terdampak,” katanya.

Lebih lanjut, Beste menuturkan kerja sama kedua negara juga mencakup pengadaan kapal riset KRI Canopus yang dibangun melalui kolaborasi perusahaan Indonesia dan Jerman.

Kapal tersebut mendukung kegiatan survei perairan Indonesia yang dinilai penting untuk menjaga kelancaran arus perdagangan dunia.

Beste mengatakan berbagai kerja sama tersebut mencerminkan luasnya kemitraan Indonesia dan Jerman, mulai dari industri, perdagangan, energi, kesehatan, hingga keamanan.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang mewakili Pemerintah Indonesia dalam acara tersebut mengatakan Indonesia ingin memperdalam kerja sama dengan Jerman di berbagai sektor strategis.

“Ke depan, kami melihat peluang besar untuk memperdalam kerja sama di bidang industri, infrastruktur, perdagangan, investasi, energi, transformasi digital, kesehatan, ilmu hayati, dan pengembangan sumber daya manusia,” ujar Airlangga.

Airlangga juga menyampaikan ucapan selamat kepada pemerintah dan rakyat Jerman dalam perayaan Hari Persatuan Jerman.

Ia berharap persahabatan dan kemitraan antara Indonesia dan Jerman terus berkembang serta memberikan manfaat bagi kedua negara pada tahun-tahun mendatang.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *