JAKARTA – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan ingin komunikasi pemerintah berjalan dua arah. Bukan hanya menyampaikan pesan Presiden dan program pemerintah kepada publik, Bakom juga harus membawa kembali suara masyarakat kepada pemerintah.
Syahganda menyampaikan hal itu seusai dilantik Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 2 Oktober.
Menurut Syahganda, media dan wartawan memiliki posisi penting dalam membangun hubungan komunikasi tersebut. Karena itu, Syahganda berencana memperbanyak pertemuan dan dialog dengan media.
“Bagaimana dialog antara pemerintah dan teman-teman media itu bisa pada akhirnya menyampaikan pesan-pesan pemerintah kepada masyarakat, dan pesan-pesan masyarakat kembali kepada pemerintah,” kata Syahganda.
“Jadi, ada dialog yang intensif nantinya,” lanjutnya.
Syahganda mengatakan salah satu tantangan komunikasi pemerintah adalah membuat masyarakat memahami pemikiran Presiden. Program pemerintah, menurut dia, relatif lebih mudah dilihat publik. Namun, pemikiran di balik program tersebut belum tentu diterima masyarakat secara utuh.
“Yang paling susah ditangkap oleh rakyat itu adalah pikiran Presiden. Program oke, kemudian orang melihatnya, tapi pikiran,” ujarnya.
Karena itu, Bakom akan berupaya mengoptimalkan cara penyampaian komunikasi pemerintah. Program yang sudah berjalan akan diteruskan, sementara perkembangan teknologi juga akan dipelajari untuk memperkuat penyampaian pesan kepada masyarakat.
Syahganda secara khusus menyoroti algoritma dan kecerdasan buatan atau AI. Menurutnya, teknologi digital dapat memengaruhi bagaimana sebuah pesan sampai kepada publik.
Namun, media tetap menjadi salah satu jalur yang akan diperkuat Bakom. Syahganda ingin hubungan pemerintah dan wartawan tidak hanya menjadi saluran penyampaian informasi dari satu arah.
Ia mengatakan komunikasi dan narasi memiliki peran penting dalam kehidupan sebuah bangsa. Karena itu, arus informasi dari pemerintah kepada masyarakat dan sebaliknya menjadi bagian yang ingin diperkuat setelah dirinya memimpin Bakom.
Arahan Presiden Prabowo kepada dirinya, kata Syahganda, adalah menjadikan komunikasi sebagai alat persatuan nasional.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
