JAKARTA – Banyaknya kebutuhan untuk mendampingi pasien membuat Kanopi Group mendirikan Hospice Center pertama di Indonesia.
Diresmikan pada Senin, 27 September, Kanopi Hospice Center menjadikan pusat layanan yang didedikasikan untuk memberi pendampingan profesional kepada pasien dalam kondisi kesehatan kronis dan akut.
Peresmian ini berlangsung di Kanopi Hospice Center, Jakarta Timur yang dihadiri para direksi, perawat, dokter, serta tim penanganan dan keperawatan.
“Kanopi itu sudah 24 tahun melayani lansia, orang dengan demensia, tapi di rumah, ya. Kemudian kita juga punya nursing home yang untuk lansia. Ada keluarga-keluarga lansia itu yang anaknya bekerja di luar kota, jadi nggak ada yang urus, dan butuh tempat,” kata Kikin Is Sugiarno selaku Direktur Utama Kanopi Group di Cipinang, Jakarta Timur pada Senin, 27 September.
“Kami mendirikan pertama itu nursing home dulu. Jadi orang-orang yang stroke, habis patah tulang kaki, rehabilitasi, dan kembali pulang nanti kondisinya menuju pulih,” lanjutnya.

Dr. Rebecca Noerjani Angka dan Kikin Is Sugiarno (Dok. Hospice Center)
Kehadiran Hospice Center berlangsung untuk memenuhi kondisi dan situasi spesifik yang seringkali dialami masyarakat Indonesia, misalnya pasien penyakit yang tidak mendapat upaya pengobatan lanjut dari rumah sakit. Situasi lainnya adalah ketika pasien penyakit kronis dari luar kota yang harus konsultasi ke rumah sakit dan jauh dari anggota keluarga.
“Umumnya mereka pulang ke rumah karena keluarga kasihan, di rumah sakit terus-menerus juga tidak memungkinkan untuk keluarga jadi penunggu, biasanya pulang ke rumah. Tapi sering kali keluarga merasa tidak mampu merawatnya,” jelas Dr. Rebecca Noerjani Angka, M. Biomed sebagai salah satu tim penasehat Kanopi Hospice Center.
“Banyak keluarga juga yang kasihan kalau anggota keluarganya meninggal di rumahnya. Biasa di luar negeri ada Hospice Centre namun di Indonesia belum banyak, jadi ini fasilitas pertama,” lanjutnya.
“Kita ada 2 unit pelayanan seperti ini. Satu yang namanya Kanopi Nursing Home, itu sudah berjalan sekitar 7 tahun. Itu kondisi saat ini juga penuh. Kita punya okupansi kurang lebih 90 persen, ya. Nah, satu lagi ini, baru resmi hari ini, kita sudah ada di kapasitas tempat tidur 30 ranjang. Saat ini ada 30 persen yang sudah terisi,” tambah Kikin lagi.
Anna Lidwina selaku Direktur Keperawatan Kanopi Nursing Home juga menambahkan, “Perawatan paliatif bukan tentang menyerah pada penyakit, melainkan tentang memastikan setiap pasien tetap mendapatkan kualitas hidup terbaik, rasa nyaman, perhatian, dan pendampingan yang penuh kasih.”
Hospice Center ini menjadi salah satu pusat layanan pendampingan pertama di Indonesia yang memiliki berbagai fasilitas, seperti perawatan paliatif dan hospice terpadu, pendampingan tenaga kesehatan profesional 24 jam, dukungan psikologis dan spiritual, konsultasi keluarga dan caregiver support, serta home care & home visit paliatif, perencanaan kesehatan secara nyaman dan privat.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
