JAKARTA – Bank Jakarta bersama PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI menyiapkan pembiayaan sebesar Rp2,11 triliun untuk tujuh proyek infrastruktur prioritas di Jakarta. Dana tersebut akan digunakan untuk membangun jalan layang, rumah susun, hingga sarana pengendalian banjir.
Bank Jakarta menyediakan pembiayaan Rp1 triliun, sedangkan PT SMI memberikan dukungan maksimal Rp1,11 triliun melalui skema sindikasi atau pembiayaan bersama.
Kesepakatan tersebut ditandatangani Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Direktur Utama PT SMI Reynaldi Hermansjah, dan Direktur Utama Bank Jakarta Agus H Widodo di Balai Kota Jakarta, Rabu, 16 September.
Tujuh proyek yang akan dibiayai mencakup pembangunan Flyover Latumeten, Gedung Batavia Dinas Teknis Jatibaru, Rumah Susun Padat Karya Tahap II, dan Rumah Susun Rorotan IX Tahap I.
Tiga proyek lainnya berkaitan langsung dengan pengendalian banjir, yakni pembangunan waduk, situ dan embung, pembangunan polder dan kolam retensi, serta pembangunan tanggul dan pengendali banjir Pesisir Pantai Tahap III.
Direktur Utama Bank Jakarta Agus H Widodo mengatakan kerja sama tersebut ditujukan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat.
“Sinergi antara sektor keuangan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadi fundamental penting dalam mendorong akselerasi pemenuhan kebutuhan pembangunan di Kota Jakarta,” kata Agus dalam keterangannya di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Sabtu, 26 September.
Pembangunan Flyover Latumeten diarahkan untuk meningkatkan konektivitas dan keselamatan pengguna jalan. Sementara itu, pembangunan dua proyek rumah susun diharapkan menambah ketersediaan hunian layak dan terjangkau.
Untuk penanganan banjir, pembiayaan akan digunakan memperkuat infrastruktur penampungan air dan perlindungan kawasan pesisir.
Pembangunan waduk, embung, polder, kolam retensi, dan tanggul pesisir juga ditujukan untuk meningkatkan ketahanan Jakarta terhadap risiko bencana serta dampak perubahan iklim.
Agus mengatakan Bank Jakarta, sebagai bank pembangunan daerah milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, akan terus mendukung pembiayaan proyek yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat.
Bank Jakarta juga berencana memperluas kerja sama dengan berbagai pihak melalui skema pembiayaan yang inovatif, hati-hati, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Direktur Utama PT SMI Reynaldi Hermansjah menilai pembangunan infrastruktur daerah membutuhkan alternatif pendanaan di luar skema pembiayaan yang selama ini digunakan.
“PT SMI siap menjadi mitra pemerintah daerah dalam menghadirkan alternatif pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan, sekaligus membuka ruang sinergi dengan berbagai pihak untuk mempercepat penyediaan infrastruktur yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Reynaldi berharap kerja sama dengan Bank Jakarta dapat menjadi contoh pembiayaan yang diterapkan di daerah lain, dengan menyesuaikan kebutuhan pembangunan dan kemampuan keuangan masing-masing pemerintah daerah.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
