BANJARMASIN — Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) kembali memperpanjang operasi pencarian dan pertolongan korban KM Virgo Transport 8 selama tujuh hari ke depan.
Perpanjangan tersebut dilakukan setelah operasi SAR memasuki hari ke-14 sejak kecelakaan kapal terjadi pada Minggu (13/9). Sebelumnya, Basarnas juga telah memperpanjang masa operasi selama tujuh hari.
Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko mengatakan masa perpanjangan operasi akan dievaluasi secara berkala untuk menentukan langkah pencarian selanjutnya.
“Pelaksanaan operasi yang sudah memasuki hari ke-14. Dan kami putuskan mungkin akan kami perpanjang lagi sampai dengan tujuh hari ke depan, tapi akan kita evaluasi setiap tiga hari,” kata Yudhi dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-14 kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu malam.
Menurut Yudhi, evaluasi setiap tiga hari diperlukan untuk melihat perkembangan pencarian dan menentukan strategi operasi selama masa perpanjangan.
KN SAR Pacitan Diganti KN SAR Purworejo
Memasuki masa perpanjangan operasi berikutnya, Basarnas juga melakukan pergantian kapal yang digunakan dalam pencarian korban KM Virgo Transport 8.
KN SAR Pacitan yang sebelumnya digunakan sebagai kapal tender di tengah Laut Jawa ditarik kembali ke Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin.
“KN SAR Pacitan akan kami tarik dulu ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Kemudian nanti akan kami gantikan dengan KN SAR Purworejo yang baru saja datang dari Tanjung Pinang,” ujar Yudhi.
Pergantian tersebut dilakukan sebagai bagian dari penguatan operasi SAR gabungan untuk mencari korban yang masih belum ditemukan.
Yudhi menegaskan perkembangan operasi akan terus dievaluasi secara berkala selama tujuh hari masa perpanjangan.
11 Jasad Korban Kembali Ditemukan
Pada hari ke-14 operasi SAR, tim SAR gabungan kembali menemukan 11 jasad korban KM Virgo Transport 8.
Empat jasad ditemukan melalui penyelaman di dalam bangkai kapal yang berada di Laut Jawa. Sementara tujuh jasad lainnya ditemukan di sejumlah wilayah perairan Kalimantan Tengah.
Rinciannya, empat jasad ditemukan di Kabupaten Sukamara, dua jasad di Kabupaten Seruyan, dan satu jasad ditemukan di Sungai Cabang, Pangkalan Bun.
Dengan tambahan tersebut, hingga Sabtu pukul 20.00 WITA, Basarnas mengonfirmasi sebanyak 172 korban KM Virgo Transport 8 telah ditemukan.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan 64 orang meninggal dunia.
Sementara itu, 71 korban masih dalam proses pencarian. Jumlah tersebut berdasarkan manifes KM Virgo Transport 8 yang mencatat total 243 orang berada di dalam kapal saat kecelakaan terjadi.
Basarnas bersama tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap para korban yang belum ditemukan. Operasi akan dievaluasi setiap tiga hari selama masa perpanjangan tujuh hari untuk menentukan langkah pencarian berikutnya.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
