Prabowo Soroti Dana Pemda Mengendap, Pertanyakan Jembatan Rp400 Juta Tak Kunjung Dibangun


JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyoroti anggaran pemerintah daerah yang sudah ditransfer pemerintah pusat tetapi tidak kunjung digunakan. Ia mempertanyakan efektivitas dana tersebut ketika infrastruktur dasar seperti jembatan desa masih belum dibangun.

Menurut Prabowo, kondisi itu menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam mengelola Transfer ke Daerah atau TKD. Ia menyebut ada dana pemerintah daerah yang tetap tersimpan di bank atau tidak terpakai akibat persoalan di daerah.

“Kadang-kadang aneh, uang oleh pemda itu tidak digunakan. Kita ada bukti. Ditaruh di bank, ada macam-macam. Atau ada konflik antara bupati sama DPR. Antara gubernur sama DPR. Jadi uang sudah kita transfer. Gak dipakai,” kata Prabowo dalam Program Presiden Menjawab, Rabu, 16 September.

Prabowo mengatakan dana yang disalurkan pemerintah pusat seharusnya digunakan untuk pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Ia kemudian menyinggung pelaksanaan desentralisasi dan aliran dana ke desa yang telah berlangsung bertahun-tahun.

“Ini desentralisasi sudah jalan berapa? 25 tahun ya. Dana sudah kita turunkan ke tiap desa. Satu miliar. Selama 10 tahun terakhir. Transfer ke daerah sudah,” ujarnya.

Prabowo mempertanyakan mengapa masih ada infrastruktur dasar yang belum tersedia meski dana telah disalurkan.

“Kenapa jembatan untuk di desa tidak pernah dibuat? Padahal jembatan itu hanya Rp400 juta,” katanya.

Ia kemudian mempertanyakan ke mana anggaran tersebut digunakan.

“Ke mana uang itu?” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, pemerintah pusat perlu memastikan anggaran negara menghasilkan pembangunan yang dapat dirasakan masyarakat. Ia menekankan pelaksanaan anggaran harus diperhatikan hingga tahap penggunaan, bukan berhenti ketika anggaran sudah dialokasikan.

Sebelumnya, Prabowo juga menegaskan disiplin fiskal harus berjalan sampai pada eksekusi setiap rupiah yang dibelanjakan.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *