Samsung Berpeluang Produksi Chip Snapdragon 8 Elite Gen 6 Qualcomm


JAKARTA — Samsung dikabarkan berpeluang kembali mendapatkan pesanan untuk memproduksi chipset flagship Qualcomm. Perusahaan asal Korea Selatan itu disebut tengah bernegosiasi dengan Qualcomm untuk memproduksi sebagian Snapdragon 8 Elite Gen 6.

Selama beberapa tahun terakhir, produksi chipset Qualcomm banyak dilakukan oleh TSMC. Namun, laporan dari Korea menyebut Qualcomm dan Samsung kini membahas kemungkinan produksi Snapdragon 8 Elite Gen 6 melalui Samsung Foundry.

Pembahasan antara kedua perusahaan disebut mencakup spesifikasi chipset, optimalisasi proses produksi, hingga harga. Meski demikian, belum diketahui seberapa besar pesanan yang berpotensi diberikan Qualcomm kepada Samsung.

Jika kesepakatan tercapai, TSMC juga diperkirakan tetap menangani sebagian besar produksi chipset Qualcomm. Dengan demikian, Samsung belum tentu menjadi produsen utama Snapdragon 8 Elite Gen 6.

Kerja sama antara Qualcomm dan Samsung sendiri bukan hal baru. Qualcomm sebelumnya pernah menggunakan fasilitas Samsung untuk memproduksi sejumlah chipsetnya.

Namun, Qualcomm kemudian beralih ke TSMC setelah menghadapi persoalan hasil produksi yang dinilai kurang baik. Sejak saat itu, TSMC menjadi mitra utama Qualcomm untuk produksi chipset kelas atas.

Peluang Samsung mendapatkan pesanan kembali juga berkaitan dengan kapasitas produksi chip 2 nanometer. TSMC disebut menargetkan kapasitas produksi 2 nanometer sebanyak 60.000 wafer per bulan.

Namun, sebagian besar kapasitas tersebut dikabarkan telah dipesan Apple. Kondisi itu dapat mendorong Qualcomm mencari mitra manufaktur alternatif untuk memenuhi kebutuhan produksi chipset generasi berikutnya.

Samsung menjadi salah satu kandidat yang berpotensi mengambil sebagian produksi tersebut. Meski demikian, kemampuan produksi 2 nanometer Samsung masih menjadi salah satu persoalan yang perlu diperhatikan.

Laporan tersebut menyebut tingkat hasil produksi atau yield Samsung untuk proses 2 nanometer telah mencapai sekitar 55 persen. Sementara itu, TSMC disebut telah mencapai tingkat 60 hingga 70 persen.

Qualcomm dilaporkan membutuhkan tingkat hasil produksi sekitar 70 persen untuk kontrak manufaktur dalam skala besar. Dengan demikian, kemampuan Samsung saat ini masih berada di bawah tingkat yang dibutuhkan Qualcomm.

Kondisi tersebut tidak serta-merta menutup peluang Samsung. Namun, tingkat hasil produksi tersebut dapat membuat perusahaan tidak memperoleh porsi terbesar dari pesanan Snapdragon 8 Elite Gen 6.

Jika kerja sama tersebut terealisasi, Samsung akan kembali mengambil peran dalam produksi chipset flagship Qualcomm setelah sebelumnya kehilangan sebagian besar bisnis tersebut kepada TSMC.

Persaingan antara Samsung, TSMC, dan produsen semikonduktor lainnya juga berpotensi memberikan Qualcomm lebih banyak pilihan dalam memenuhi kebutuhan produksinya. Namun, bahan yang tersedia belum memastikan apakah kesepakatan Qualcomm dan Samsung akan benar-benar tercapai.

Qualcomm sendiri dijadwalkan memperkenalkan chipset flagship generasi berikutnya dalam Snapdragon Summit yang berlangsung pekan depan. Informasi mengenai chipset tersebut diharapkan akan lebih banyak terungkap dalam agenda tersebut.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *