JAKARTA – Menteri Kebudayaan Fadli Zon menilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika tidak hanya menjadi dasar hukum dan ketatanegaraan, tetapi juga mencerminkan puncak kebudayaan Indonesia.
Fadli menyampaikan hal itu saat menghadiri Grand Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu, 23 Agustus.
“Empat Pilar Kebangsaan ini, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika bukan sekadar dokumen hukum politik atau norma ketatanegaraan formal saja, tapi juga puncak-puncak kebudayaan kita,” kata Fadli.
Menurut Fadli, nilai dalam Empat Pilar berkaitan dengan kebiasaan yang sudah lama hidup di masyarakat, antara lain gotong royong, musyawarah, dan religiusitas.
Ia menyebut Indonesia memiliki 1.340 suku bangsa, 718 bahasa daerah, serta 2.727 Warisan Budaya Takbenda yang telah tercatat.
Fadli mengatakan kebudayaan juga tidak terbatas pada seni. Ruang lingkupnya mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.
Ia juga menyinggung panjangnya perjalanan peradaban di Nusantara. Salah satunya terlihat dari lukisan purba di Leang Metanduno, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, yang menurut penelitian berusia sekitar 67.800 tahun.
Karena itu, Fadli meminta LCC Empat Pilar tidak hanya dilihat sebagai ajang untuk mengejar kemenangan. Pertemuan 38 tim pelajar dari seluruh provinsi, juga menjadi ruang untuk mengenal perbedaan budaya secara langsung.
“Kemenangan sejati bukan membawa pulang piala, tapi ketika mampu menerapkan nilai gotong royong, kejujuran, sportivitas, dan sebagai duta-duta budaya masing-masing,” ujarnya.
Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyampaikan pesan serupa. Ia meminta peserta yang menjadi pemenang tetap menunjukkan sikap gotong royong, toleransi, persatuan, persahabatan, dan menghargai keberagaman.
LCC Empat Pilar MPR RI 2026 dimulai sejak 31 Maret dan digelar bertahap di 38 provinsi. Para juara tingkat provinsi kemudian bertanding pada tingkat nasional melalui sesi Wawasan Empat Pilar, Tematik Empat Pilar, dan Babak Rebutan.
Fadli berharap para finalis membawa nilai kebangsaan dan budaya tersebut kembali ke daerah masing-masing.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
