{"id":94519,"date":"2026-07-23T05:07:38","date_gmt":"2026-07-23T05:07:38","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/07\/23\/yusril-ihza-mahendra-pastikan-dukungan-ri-untuk-palestina-tidak-terkait-kasus-abdul-karim\/"},"modified":"2026-07-23T05:07:38","modified_gmt":"2026-07-23T05:07:38","slug":"yusril-ihza-mahendra-pastikan-dukungan-ri-untuk-palestina-tidak-terkait-kasus-abdul-karim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/07\/23\/yusril-ihza-mahendra-pastikan-dukungan-ri-untuk-palestina-tidak-terkait-kasus-abdul-karim\/","title":{"rendered":"Yusril Ihza Mahendra Pastikan Dukungan RI untuk Palestina Tidak Terkait Kasus Abdul Karim"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA \u2013 Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa komitmen Indonesia dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina tetap konsisten dan tidak berubah, meskipun pemerintah mendeportasi warga Palestina yang juga berstatus buronan Interpol, Abdul Karim Raeq Miqdad.<\/p>\n<p>Penegasan tersebut disampaikan Yusril dalam audiensi dengan pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta untuk memberikan penjelasan terkait deportasi Abdul Karim yang belakangan menjadi perhatian publik.<\/p>\n<p>\u201cPenanganan perkara tersebut tidak mengubah komitmen Indonesia terhadap Palestina,\u201d kata Yusril saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.<\/p>\n<p>Menurut Yusril, dukungan Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina telah menjadi sikap politik yang konsisten sejak 1948 dan tidak pernah mengalami perubahan.<\/p>\n<p>Karena itu, ia menegaskan bahwa kasus Abdul Karim merupakan perkara pidana yang bersifat individual dan berada dalam yurisdiksi negara lain, sehingga tidak dapat dikaitkan dengan kebijakan maupun sikap politik Indonesia terhadap Palestina.<\/p>\n<p>\u201cKomitmen Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina tidak pernah berubah sejak 1948,\u201d ujarnya.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p><strong>Deportasi Abdul Karim Berdasarkan Red Notice Interpol<\/strong><\/p>\n<p>Yusril menjelaskan bahwa deportasi Abdul Karim dilakukan berdasarkan mekanisme <em>red notice<\/em> atau pemberitahuan merah Interpol. Langkah tersebut ditempuh karena Indonesia tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan Republik Siprus.<\/p>\n<p>Menurut dia, Pemerintah Siprus telah memiliki bukti permulaan yang cukup dan menetapkan Abdul Karim sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana yang dilakukan di wilayah yurisdiksi negara tersebut.<\/p>\n<p>Komunikasi antara Kepolisian Siprus dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri), lanjut Yusril, telah berlangsung sejak 21 Mei 2026, jauh sebelum Interpol menerbitkan <em>red notice<\/em> pada 16 Juli 2026.<\/p>\n<p>Setelah pemberitahuan itu diterima oleh NCB-Interpol Indonesia, proses deportasi dilaksanakan pada 17 Juli 2026. Pemerintah Siprus bahkan mengirimkan pesawat khusus beserta pengawalan kepolisian untuk menjemput Abdul Karim di Jakarta.<\/p>\n<p>Yusril menegaskan bahwa Interpol memiliki prosedur yang sangat ketat sebelum menerbitkan <em>red notice<\/em>. Salah satu syarat utama adalah memastikan bahwa perkara yang diajukan tidak berkaitan dengan agama, politik, hak asasi manusia, maupun urusan militer.<\/p>\n<p>\u201cSetelah melalui proses pemeriksaan, kasus ini dinyatakan sebagai perkara pidana murni sehingga menjadi dasar bagi Indonesia untuk menindaklanjuti permintaan tersebut sesuai mekanisme yang berlaku,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p><strong>Bantah Narasi Abdul Karim sebagai Ulama dan Aktivis Kemanusiaan<\/strong><\/p>\n<p>Menanggapi berbagai informasi yang beredar di masyarakat, Yusril juga meluruskan narasi yang menyebut Abdul Karim sebagai ulama Palestina maupun aktivis kemanusiaan di Jalur Gaza.<\/p>\n<p>Berdasarkan hasil koordinasi pemerintah Indonesia dengan Kedutaan Besar Palestina di Jakarta, informasi tersebut dipastikan tidak benar.<\/p>\n<p>Selain itu, Yusril membantah isu yang menyebut Abdul Karim akan diserahkan kepada Israel setelah tiba di Siprus.<\/p>\n<p>Pemerintah Indonesia, kata dia, telah meminta jaminan langsung kepada Pemerintah Siprus. Dalam jaminan tersebut ditegaskan bahwa Abdul Karim tidak akan diserahkan kepada negara ketiga karena bertentangan dengan ketentuan yang berlaku dalam mekanisme Interpol.<\/p>\n<p><strong>MUI Apresiasi Langkah Klarifikasi Pemerintah<\/strong><\/p>\n<p>Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor MUI, Jakarta, Rabu (22\/7) malam, Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar mengapresiasi kehadiran Yusril yang membuka ruang dialog dengan para pimpinan MUI dan organisasi kemasyarakatan Islam.<\/p>\n<p>\u201cSaya atas nama pengurus MUI menyampaikan banyak terima kasih kepada Prof Yusril. Kami tahu kesibukan beliau sangat luar biasa, namun masih menyempatkan diri untuk hadir langsung di MUI. Jazakumullah khairan, semoga ini menjadi nilai amal saleh,\u201d ujar Anwar.<\/p>\n<p>Menurutnya, audiensi tersebut menjadi momentum penting untuk melakukan tabayyun atau klarifikasi sehingga para ulama dan pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam memperoleh pemahaman yang utuh mengenai kasus deportasi Abdul Karim.<\/p>\n<p>Ia menegaskan bahwa penjelasan pemerintah tidak mengurangi komitmen konstitusional Indonesia yang sejak awal konsisten mendukung kemerdekaan Palestina.<\/p>\n<p>Audiensi tersebut turut dihadiri Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri Sudarnoto Abdul Hakim, Ketua MUI Bidang Hukum Wahiduddin Adams, Ketua MUI Bidang Ukhuwah Zaitun Rasmin, Staf Khusus Menko Kumham Imipas Bidang Administrasi Herdito Sandi Pratama, serta Staf Khusus Menko Kumham Imipas Bidang Hubungan Luar Negeri Ahmad Usmarwi Kaffah.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/586171\/yusril-ihza-mahendra-pastikan-dukungan-ri-untuk-palestina-tidak-terkait-kasus-abdul-karim\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA \u2013 Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa komitmen Indonesia dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina tetap konsisten dan tidak berubah, meskipun pemerintah mendeportasi warga Palestina yang juga berstatus buronan Interpol, Abdul Karim Raeq Miqdad. Penegasan tersebut disampaikan Yusril dalam audiensi dengan pimpinan Majelis [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":94520,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-94519","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"2 months ago","modified":"2 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/94519","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=94519"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/94519\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/94520"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=94519"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=94519"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=94519"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}