{"id":92467,"date":"2026-07-14T00:12:33","date_gmt":"2026-07-14T00:12:33","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/07\/14\/mpls-2026-dimulai-pemerintah-pastikan-perkuat-perlindungan-anak-dari-bullying\/"},"modified":"2026-07-14T00:12:33","modified_gmt":"2026-07-14T00:12:33","slug":"mpls-2026-dimulai-pemerintah-pastikan-perkuat-perlindungan-anak-dari-bullying","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/07\/14\/mpls-2026-dimulai-pemerintah-pastikan-perkuat-perlindungan-anak-dari-bullying\/","title":{"rendered":"MPLS 2026 Dimulai, Pemerintah Pastikan Perkuat Perlindungan Anak dari Bullying"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA \u2013 Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026 resmi dimulai bersamaan dengan tahun ajaran baru 2026\/2027, Senin 13 Juli. Momentum tersebut dimanfaatkan pemerintah untuk memperkuat perlindungan anak dari perundungan (bullying) dan berbagai bentuk kekerasan melalui peluncuran Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman Anak (Gernas Rana).<\/p>\n<p>Program lintas kementerian ini menjadi upaya pemerintah menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan bebas kekerasan sejak hari pertama peserta didik memasuki sekolah.<\/p>\n<p>Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan setiap anak berhak memperoleh rasa aman selama menjalani proses pendidikan. Menurutnya, perlindungan anak harus diwujudkan secara bersama-sama di lingkungan keluarga, sekolah, ruang publik, hingga ruang digital.<\/p>\n<p>&#8220;Kalian semua berhak berada di lingkungan yang aman dan nyaman. Kalau melihat atau mengalami kekerasan, jangan ragu melapor kepada guru maupun orang tua. Kita harus bersama-sama menjaga agar sekolah menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan untuk belajar,&#8221; kata Pratikno.<\/p>\n<p>Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu&#8217;ti mengatakan pelaksanaan MPLS Ramah 2026 menjadi langkah awal membangun budaya sekolah yang bebas dari kekerasan dan perundungan.<\/p>\n<p>Menurutnya, pemerintah telah memperkuat kebijakan tersebut melalui Peraturan Mendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 yang mulai diterapkan pada awal tahun ajaran baru.<\/p>\n<p>&#8220;Melalui Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman untuk Anak, kami tidak hanya ingin menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman di sekolah, tetapi juga menjangkau lingkungan keluarga, masyarakat, hingga ruang digital,&#8221; ujar Abdul Mu&#8217;ti.<\/p>\n<p>Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, menjelaskan terdapat tiga kebijakan utama yang mulai diterapkan di seluruh sekolah, yakni penyelenggaraan MPLS Ramah 2026, penguatan budaya sekolah yang aman dan nyaman, serta pembatasan penggunaan gawai di lingkungan satuan pendidikan.<\/p>\n<p>Menurutnya, ketiga kebijakan tersebut diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif sekaligus meminimalkan potensi terjadinya perundungan maupun kekerasan terhadap peserta didik.<\/p>\n<p>Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mengajak seluruh warga sekolah untuk membangun budaya saling menghormati dan saling melindungi agar praktik bullying tidak lagi terjadi.<\/p>\n<p>&#8220;Bunda berharap mulai saat ini kita saling menjaga teman, saling menghormati, dan tidak ada lagi bullying di mana pun anak-anakku berada. Mari kita jaga bersama-sama!&#8221; ujar Arifah.<\/p>\n<p>Pelaksanaan MPLS Ramah 2026 mulai diterapkan di berbagai daerah. Putri, siswi baru SMAN 4 Pekanbaru, mengaku merasakan suasana pengenalan sekolah yang hangat, ramah, dan edukatif sejak hari pertama.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Di Samarinda, Kepala TK IT Ar Rajwaa, Nuridah, mengatakan sekolahnya menerapkan prinsip Gernas Rana dengan menyambut peserta didik melalui budaya senyum, salam, dan sapa serta memastikan lingkungan belajar bersih, aman, dan ramah anak.<\/p>\n<p>&#8220;Kami menyambut setiap anak dengan senyum, salam, dan sapa agar mereka merasa diterima sejak hari pertama. Selain itu, sekolah memastikan lingkungan belajar bersih, aman, serta menyediakan sarana bermain yang sesuai usia anak agar mereka berkembang dengan nyaman,&#8221; kata Nuridah.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/584654\/mpls-2026-dimulai-pemerintah-pastikan-perkuat-perlindungan-anak-dari-bullying\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA \u2013 Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026 resmi dimulai bersamaan dengan tahun ajaran baru 2026\/2027, Senin 13 Juli. Momentum tersebut dimanfaatkan pemerintah untuk memperkuat perlindungan anak dari perundungan (bullying) dan berbagai bentuk kekerasan melalui peluncuran Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman Anak (Gernas Rana). Program lintas kementerian ini menjadi upaya pemerintah menciptakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":92468,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-92467","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"3 months ago","modified":"3 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/92467","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=92467"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/92467\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/92468"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=92467"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=92467"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=92467"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}