{"id":90395,"date":"2026-07-04T09:16:05","date_gmt":"2026-07-04T09:16:05","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/07\/04\/listrik-sering-padam-di-sambas-rahmadi-sentil-pln-jangan-biarkan-rakyat-menunggu-dalam-gelap\/"},"modified":"2026-07-04T09:16:05","modified_gmt":"2026-07-04T09:16:05","slug":"listrik-sering-padam-di-sambas-rahmadi-sentil-pln-jangan-biarkan-rakyat-menunggu-dalam-gelap","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/07\/04\/listrik-sering-padam-di-sambas-rahmadi-sentil-pln-jangan-biarkan-rakyat-menunggu-dalam-gelap\/","title":{"rendered":"Listrik Sering Padam di Sambas, Rahmadi Sentil PLN: Jangan Biarkan Rakyat Menunggu dalam Gelap"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>SAMBAS, MEDIA KALBAR \u2013 Keluhan masyarakat terkait seringnya pemadaman listrik di Kabupaten Sambas mendapat perhatian dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sambas, Rahmadi, dari Fraksi Partai Gerindra.<\/p>\n<p>Rahmadi menilai, persoalan listrik padam yang terjadi berulang kali tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Menurutnya, pemadaman listrik, terlebih jika berlangsung cukup lama, sangat berdampak terhadap aktivitas masyarakat, pelaku usaha, hingga pelayanan publik.<\/p>\n<p>\u201cYang jelas persoalan ini jangan sampai berlarut-larut. Apalagi pemadaman bergilir yang sangat lama,\u201d ujar Rahmadi.<\/p>\n<p>Ia mengatakan, banyak masyarakat yang menggantungkan aktivitas sehari-hari pada pasokan listrik. Dampak paling terasa, kata dia, dialami para pedagang, pelaku usaha, hingga fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit.<\/p>\n<p>\u201cKasihan pedagang, pengusaha, termasuk RSU yang sangat ketergantungan dengan listrik. Ini tentu harus menjadi perhatian serius,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Rahmadi meminta pihak terkait, khususnya PLN, dapat memberikan penjelasan yang nyata dan terbuka kepada masyarakat mengenai penyebab seringnya pemadaman listrik di Kabupaten Sambas.<\/p>\n<p>Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui persoalan sebenarnya yang menyebabkan listrik kerap padam. Penjelasan yang terbuka dinilai penting agar masyarakat tidak terus bertanya-tanya dan kepercayaan publik terhadap pelayanan listrik tetap terjaga.<\/p>\n<p>\u201cBerikan penjelasan yang riil kepada masyarakat, ada apa sesungguhnya,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Rahmadi juga berharap persoalan listrik di Kabupaten Sambas segera mendapatkan solusi konkret. Ia menekankan, listrik merupakan kebutuhan dasar yang sangat menentukan kelancaran aktivitas ekonomi, pelayanan kesehatan, pendidikan, dan kehidupan masyarakat secara umum.<\/p>\n<p>\u201cJangan sampai persoalan ini terus berulang tanpa ada penjelasan dan solusi yang jelas,\u201d pungkasnya.(Rai)<\/p>\n<p> <!-- AI CONTENT END 2 --><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediakalbarnews.com\/listrik-sering-padam-di-sambas-rahmadi-sentil-pln-jangan-biarkan-rakyat-menunggu-dalam-gelap\/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=listrik-sering-padam-di-sambas-rahmadi-sentil-pln-jangan-biarkan-rakyat-menunggu-dalam-gelap\">Sumber<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMBAS, MEDIA KALBAR \u2013 Keluhan masyarakat terkait seringnya pemadaman listrik di Kabupaten Sambas mendapat perhatian dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sambas, Rahmadi, dari Fraksi Partai Gerindra. Rahmadi menilai, persoalan listrik padam yang terjadi berulang kali tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Menurutnya, pemadaman listrik, terlebih jika berlangsung cukup lama, sangat berdampak terhadap aktivitas masyarakat, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":90396,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-90395","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"2 months ago","modified":"2 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90395","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=90395"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90395\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/90396"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=90395"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=90395"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=90395"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}