{"id":90363,"date":"2026-07-04T06:58:05","date_gmt":"2026-07-04T06:58:05","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/07\/04\/inovasi-sambal-bakar-warnai-perkembangan-kuliner-nusantara\/"},"modified":"2026-07-04T06:58:05","modified_gmt":"2026-07-04T06:58:05","slug":"inovasi-sambal-bakar-warnai-perkembangan-kuliner-nusantara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/07\/04\/inovasi-sambal-bakar-warnai-perkembangan-kuliner-nusantara\/","title":{"rendered":"Inovasi Sambal Bakar Warnai Perkembangan Kuliner Nusantara"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<br \/><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/imgsrv2.voi.id\/U2b0iwenhAfr--S3eG3QSTlp2_qzpegbp96sE6uxadY\/fill\/450\/280\/sm\/1\/bG9jYWw6Ly8vcHVibGlzaGVycy81ODMxOTgvMjAyNjA3MDQxMzI1LW1haW4uY3JvcHBlZF8xNzgzMTQ2MzExLmpwZWc.jpg\" \/><\/p>\n<div>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">JAKARTA &#8211; Kuliner bukan sekadar kebutuhan untuk mengisi perut, tetapi juga menjadi bagian penting dari identitas budaya suatu bangsa. Di Indonesia, kekayaan rempah, teknik memasak, hingga ragam sambal dari berbagai daerah telah melahirkan cita rasa yang unik dan sulit ditemukan di negara lain.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Seiring berkembangnya industri kuliner, berbagai pelaku usaha terus menghadirkan inovasi tanpa menghilangkan karakter autentik masakan Nusantara. Perpaduan antara kualitas rasa, pelayanan, dan pengalaman bersantap kini menjadi faktor utama yang membuat kuliner Indonesia semakin diminati masyarakat sekaligus memiliki daya saing yang kuat di tengah beragam pilihan kuliner Asia.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Salah satu inovasi yang berhasil menarik perhatian masyarakat adalah konsep sambal bakar, yakni sambal yang dibakar sesaat sebelum disajikan sehingga menghasilkan aroma khas yang memperkaya cita rasa hidangan.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Inovasi seperti ini menunjukkan makanan tradisional dapat dikemas secara modern tanpa meninggalkan kekayaan rasa yang menjadi ciri khas kuliner Nusantara.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Keberhasilan tersebut turut tercermin dalam pencapaian Sambal Bakar Indonesia yang berhasil meraih penghargaan Most Favorite Asian dalam ajang Grab Bintang 5 Awards 2026.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Penghargaan bergengsi yang diselenggarakan oleh Grab Indonesia bersama Kementerian Pariwisata Republik Indonesia di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, ini menjadi salah satu indikator tingginya apresiasi masyarakat terhadap inovasi kuliner lokal.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Penghargaan tersebut memiliki nilai tersendiri karena seluruh pemenangnya ditentukan langsung melalui voting masyarakat Indonesia, bukan berdasarkan penilaian dewan juri. Tahun ini, sebanyak 243 merchant dari 24 kategori bersaing memperebutkan penghargaan setelah lolos dari seleksi lebih dari 5.000 merchant pemegang badge eksklusif Bintang 5 GrabFood.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Untuk memperoleh badge tersebut, setiap merchant harus memenuhi standar pelayanan yang tinggi, termasuk memiliki sedikitnya 100 ulasan bintang lima dari pelanggan yang menilai kualitas rasa, kecepatan penyajian, dan pelayanan.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Dari seluruh nominasi tersebut, hanya 60 merchant yang akhirnya dinobatkan sebagai pemenang berdasarkan ratusan ribu suara masyarakat.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Chief Marketing Officer Sambal Bakar Indonesia, Renaldo Akhira mengatakan penghargaan Most Favorite Asian menjadi bukti nyata kuliner Nusantara mampu menjadi pilihan utama masyarakat di tengah beragam pilihan kuliner Asia.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Lebih dari sekadar penghargaan, pencapaian ini merupakan bentuk kepercayaan pelanggan terhadap konsistensi kualitas rasa, pelayanan, serta pengalaman bersantap yang terus dijaga oleh Sambal Bakar Indonesia.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">\u201cWaktu awal kami membangun Sambal Bakar Indonesia, tujuannya memang ingin membuat makanan Indonesia makin dicintai. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa makanan Indonesia memang sangat dicintai oleh masyarakat di tengah persaingan kuliner Asia lainnya. Terima kasih untuk seluruh tim, pelanggan, investor dan partner serta keluarga besar Sambal Bakar Indonesia,\u201d jelasnya, dikutip dari keterangan resmi Sambal Bakar Indonesia yang diterima VOI, Sabtu, 4 Juli 2026.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Sambal Bakar Indonesia membuka gerai pertamanya di Jalan Veteran, Tangerang pada 15 Juli 2022 dengan misi mengangkat kekayaan cita rasa Nusantara.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Mengusung konsep sambal yang dibakar langsung sebelum disajikan, restoran ini menawarkan sensasi aroma dan cita rasa khas yang menjadi pembeda dibandingkan restoran sejenis.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Komitmen terhadap kualitas diwujudkan melalui penggunaan bahan baku pilihan, standar operasional yang konsisten di seluruh gerai, pelayanan yang cepat, serta seluruh menu yang telah bersertifikasi Halal.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Perpaduan kualitas produk dan pelayanan tersebut membuat Sambal Bakar Indonesia terus mendapatkan kepercayaan pelanggan dan berkembang menjadi salah satu jaringan restoran sambal bakar terbesar di Indonesia.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Dalam waktu kurang dari empat tahun, Sambal Bakar Indonesia telah memiliki 33 outlet yang tersebar di Jabodetabek, Serang, Lampung, Surabaya, Sidoarjo, hingga Bali.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Perkembangan tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap kuliner Nusantara yang terus berinovasi tanpa meninggalkan cita rasa autentiknya.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Pencapaian ini sekaligus memperlihatkan kualitas kuliner Indonesia mampu bersaing di tingkat nasional sekaligus memperkuat potensi wisata gastronomi sebagai salah satu sektor yang dapat mendorong pertumbuhan pariwisata Indonesia.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Ni Luh Puspa menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Grab Bintang 5 Awards 2026 yang dinilai menjadi bentuk penghargaan bagi para pelaku usaha kuliner yang konsisten menjaga kualitas.<\/span><\/p>\n<p>&#8220;Inisiatif ini menunjukkan kuliner Indonesia telah berkembang menjadi bagian penting dari daya tarik wisata dan identitas budaya bangsa. Kami meyakini wisata gastronomi memiliki potensi besar dalam mendorong pariwisata berkualitas, menghadirkan pengalaman autentik, serta memberikan manfaat ekonomi langsung bagi UMKM dan masyarakat lokal.&#8221; ujar Ni Luh Puspa.<\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Penghargaan yang diraih Sambal Bakar Indonesia menjadi salah satu bukti pelaku usaha kuliner lokal mampu menghadirkan kualitas, inovasi, dan pengalaman terbaik bagi pelanggan.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Di sisi lain, pencapaian ini juga memperkuat posisi kuliner Nusantara sebagai salah satu kekuatan yang mampu meningkatkan daya tarik pariwisata Indonesia melalui kekayaan cita rasa dan inovasi yang terus berkembang.<\/span><\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/lifestyle\/583198\/inovasi-sambal-bakar-warnai-perkembangan-kuliner-nusantara\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Kuliner bukan sekadar kebutuhan untuk mengisi perut, tetapi juga menjadi bagian penting dari identitas budaya suatu bangsa. Di Indonesia, kekayaan rempah, teknik memasak, hingga ragam sambal dari berbagai daerah telah melahirkan cita rasa yang unik dan sulit ditemukan di negara lain. Seiring berkembangnya industri kuliner, berbagai pelaku usaha terus menghadirkan inovasi tanpa menghilangkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":90364,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-90363","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"2 months ago","modified":"2 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90363","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=90363"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90363\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/90364"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=90363"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=90363"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=90363"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}